3 Kisah Perseteruan Rossi yang Paling Legendaris

Kompas.com - 06/08/2021, 12:41 WIB
Sepang Clash 2015. AFP PHOTO / MOHD RASFAN (Photo by MOHD RASFAN / AFP) MOHD RASFANSepang Clash 2015. AFP PHOTO / MOHD RASFAN (Photo by MOHD RASFAN / AFP)
|

Selama karir balapnya Valentino Rossi pernah jadi rival sengit Casey Stoner. Salah satu momen terhebat keduanya terjadi di GP Jerez 2011, yang mana kini menjadi legenda di MotoGP.

Kejadiannya kala itu Rossi di Ducati dan Stoner di Honda. Rossi yang baru pindah kesulitan menaklukkan Ducati. Sejak awal Rossi berusaha memacu motornya sampai batas tertinggi.

Insiden terjadi di belokan saat Rossi ingin menyalip Stoner lewat jalur dalam. Rossi berhasil menyalip tapi saat mau keluar tikungan jatuh. Stoner yang berada di belakangnya akhirnya ikut jatuh.

Malang buat Stoner motornya tidak bisa dihidupkan kembali setelah jatuh. Sedangkan Rossi masih beruntung, motornya hidup dapat menyelesaikan balapan.

Usai balapan Rossi berniat minta maaf kepada Stoner. Tapi itu yang justru membuat Stoner kesal dan menyindir Rossi, "Your ambition outweighed your talent" atau "ambisimu mengalahkan bakatmu."

Alasannya ialah Rossi datang ke paddock dan meminta maaf tanpa melepas helm. Bagi Stoner bukan demikian cara meminta maaf yang benar, karena memakai helm terkesan tidak serius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rossi: Stoner (tersenyum): "Bagaimana bahumu? Apakah tidak apa-apa?"
Rossi (masih pakai helm): "Saya sangat menyesal."
Stoner: "Oke. Bahumu bermasalah?"
Rossi: "Saya melakukan kesalahan"
Stoner: "Ya. Jelas ambisimu melebihi bakatmu."
Rossi: "Eh?"
Stoner: "Ambisi lebih dari sekadar bakat."
Rossi: "Saya sangat menyesal."
Stoner: "Tidak masalah."

3. Sepang clash 2015

Pada MotoGP 2015, Rossi bersaing ketat dengan rekan setimnya sendiri saat itu, yakni Jorge Lorenzo. Keduanya saling berebut gelar juara dunia di GP Sepang, Malaysia.

Sementara posisi Marquez saat itu sudah tidak memiliki kesempatan untuk jadi juara dunia. Saat balapan di Sepang, Rossi merasa Marquez sengaja mempersulitnya agar Lorenzo yang menang.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.