Mantan Bos Repsol Honda Minta Rossi Pensiun, Jangan Permalukan Diri

Kompas.com - 01/08/2021, 10:01 WIB
Valentino Rossi Foto: Tuttomotoriweb.itValentino Rossi
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Livio Suppo merupakan nama besar di paddock MotoGP. Dia berhasil memenangkan gelar bersama Ducati dan Honda. Resumenya brilian di jagat balap roda dua.

Mantan Manager Tim Repsol Honda itu pun buka suara mengenai kondisi Valentino Rossi. Menurutnya, Rossi mesti memutuskan masa depannya apakah akan pensiun atau tidak.

"Orang-orang akan mendorongnya untuk balapan. Orang di sekitarnya melihatnya sebagai setengah dewa dan terus menyuruhnya lari karena jika dia tidak pergi itu bukan salahnya," katanya mengutip Tuttomotoriweb, Minggu (1/8/2021).

Kepala Tim Repsol Honda Livio Suppo menunggu pertanyaan wartawan saat wawancara sebelum peluncuran tim di Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/2/2017).GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.COM Kepala Tim Repsol Honda Livio Suppo menunggu pertanyaan wartawan saat wawancara sebelum peluncuran tim di Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Suppo tidak ingin menghakimi Rossi bahwa dia sudah tidak mampu bersaing dengan pebalap muda. Semua keputusan berada di tangannya, tapi sebagai pebalap menang adalah hal yang utama.

"Saya tidak tahu kapan akan baik baginya untuk terus bersaing. Jika dia mengatakan dia ingin terus bersenang-senang tanpa ambisi peringkat, maka bisa," katanya.

"Jika pendekatannya adalah terus berpikir untuk meraih podium dan kemenangan, maka itu sama saja dengan mempermalukan diri sendiri," kata Suppo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suppo kemudian mengungkapkan sudut pandangnya dan menjelaskan bahwa Rossi bukan lagi pebalap papan atas.

Baca juga: Lalu Lintas Kendaraan di Jakarta Mulai Ramai Saat PPKM Level 4

Valentino RossiGold and Goose Valentino Rossi

"Tidak menyenangkan melihat seorang juara yang berpikir dia kompetitif tanpa menjadi seorang pebalap lagi," katanya.

"Melanjutkan dengan mencari alasan mengapa Anda tidak bisa melaju lebih cepat adalah cara yang buruk untuk mengakhiri karir Anda," kata Suppo.

Saat ini juara dunia sembilan kali itu dikabarkan akan segera membuat keputusan soal masa depannya.

Ada dua opsi yang ditengarai bisa terjadi, yaitu pensiun musim depan atau balapan lagi dengan tim Ducati VR46. Kembali mengendarai Desmosedici yang terakhir dilakukannya pada 2011-2012.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.