Tuas Persneling Mobil Matik Terasa Keras Saat Parkir di Tanjakan

Kompas.com - 24/07/2021, 08:42 WIB
Tuas persneling mobil matik terasa keras saat parkir di tanjakan atau turunan Dok. TikTok @mekelnihTuas persneling mobil matik terasa keras saat parkir di tanjakan atau turunan

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pengemudi mobil bertransmisi otomatis atau matik, sering kali merasakan tuas transmisi atau tuas persneling agak keras digeser saat parkir di tanjakan atau turunan. Mitosnya, kondisi tersebut dapat merusak girboks.

Informasi tersebut juga diunggah di akun TikTok @mekelnih. Dalam video pendek itu, disebutkan bahwa parkir mobil pada kondisi jalan yang menanjak sebaiknya tidak langsung menggeser tuas ke posisi P. Disarankan untuk menggeser ke posisi N, kemudian tarik rem tangan, baru geser ke posisi P.

Baca juga: Ganti Oli Transmisi Matik Baiknya Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?

Pengunggah video mengatakan jika langsung geser ke posisi P, baru tarik rem tangan, saat mobil akan digunakan, tuas persneling akan keras saat akan digeser. Kondisi itu disebutkan dapat merusak girboks jika terlalu sering dilakukan.

@mekelnih

Buat ya blm tau aja nih ya???? ##caradvice ##carhack ##lifehack ##simpleadvice ##fyp

? original sound - MichaeL SidhartA

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, informasi dalam video tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebab, tuas persneling yang keras saat digeser karena parkir di tanjakan tidak akan merusak girboks.

"Pawl lock tidak masalah, hanya kenyamanan saja. Kadang saat digeser terdengar suara 'jedug'. Sebenarnya, lebih ke smooth operation atau kenyamanan saja," ujar Didi, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis mobil matik Worner Matic, mengatakan, kalau tidak mengikuti cara tersebut, transmisi matik tidak akan rusak. Sebab, itu hanya salah satu cara untuk menyiasati kondisi pawl lock.

Tuas transmisi mobil matik Tuas transmisi mobil matik

"Pawl itu menghubungkan tuas dengan pengunci di transmisi matik yang terhubung dengan output shaft. Fungsinya untuk menahan gerak mobil saat tuas persneling ada di posisi P.

Biasanya, pada saat parkir di kondisi yang agak menurun atau menanjak, saat posisi tuas di P, pawl tersebut akan menahan putaran as output. Jadi, ketika mobil akan jalan, akan sedikit keras saat menarik tuas.

"Tapi, bukan berarti keras tersebut jadi merusak tuas transmisi matik. Sebab, itu hanya kerja mekanis biasa. Kalau parkir di kondisi yang datar, apa yang ada di video tersebut tidak akan berpengaruh apa-apa," kata Hermas.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.