Tips untuk Perempuan yang Masih Jinjit Saat Mengendarai Motor

Kompas.com - 09/07/2021, 16:41 WIB
Perlatihan safety riding lady biker Honda oleh diler utama Honda Jawa Barat pada perayaan Hari Kartini, Jumat (21/4/2017). IstimewaPerlatihan safety riding lady biker Honda oleh diler utama Honda Jawa Barat pada perayaan Hari Kartini, Jumat (21/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum memutuskan untuk membeli sepeda motor ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, salah satunya adalah masalah tinggi badan.

Biasanya persoalan ini banyak terjadi dikalangan wanita. Meski sudah banyak kendaraan yang diciptakan untuk menyesuaikan kebutuhan kaum hawa, nyatanya masih banyak para wanita yang kesulitan untuk menemukan sepeda motor yang cocok untuk dirinya.

Alhasil, tidak sedikit dari mereka yang mengakalinya dengan menggunakan sepatu hak tinggi (high heels). Padahal, kondisi itu sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca juga: Baze Buat Inovasi Ambulans Khusus Covid-19

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, memang hampir rata-rata pengendara wanita tidak bisa menapakkan kaki dengan sempurna ketika motor berhenti.

“Sebenarnya dalam berkendara yang terpenting adalah kita bisa menguasai kendaraannya, serta bisa menjaga keseimbangan dengan baik saat berada di atas motor. Sehingga dalam melakukan manuver apapun menjadi lebih mudah dan tidak ragu,” ucap Agus saat dihubungi Kompas.com, Jumat (9/7/2021),

Para lady biker pengendara Royal EnfieldDok. Royal Enfield Para lady biker pengendara Royal Enfield

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Agus, keseimbangan ini bisa dilatih dengan cara berjalan pelan tanpa turun kaki, karena jika sudah bisa seimbang maka ketika mengemudi si pengendara tidak akan ragu-ragu.

“Bahayanya jika kaki kita tidak bisa menapak dengan sempurna saat berkendara adalah ketika kita melewati jalan kecil atau jembatan maka ada kemungkinan motor menjadi kehilangan keseimbangan, untuk itu perlu dilakukan latihan keseimbangan agar berkendara lebih nyaman dan aman,” kata Agus.

Baca juga: Daruna Karya UGM, Sabet Gelar Juara Lomba Desain Mobil Listrik

Agus menambahkan, untuk mengakali kondisi tersebut posisi pengendara bisa sedikit maju ke depan ketika motor dalam keadaan berhenti, sehingga posisi kaki bisa menapak dengan baik.

“Namun saat berkendara sebaiknya posisi duduk harus nyaman, tidak disarankan terlalu ke depan agar mudah saat melakukan manuver dan memainkan instrumen yang ada di motor,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.