Wajib Tahu, Ini Alasan Kenapa Dilarang BAB di Toilet Bus

Kompas.com - 06/07/2021, 14:12 WIB
Toilet bus Kompas.com/Fathan RadityasaniToilet bus

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus masih jadi pilihan utama moda transportasi umum bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan via jalur darat. Untuk perjalanan hingga lintas provinsi, terdapat layanan yang dinamakan bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Umumnya Perusahaan Otobus (PO) bus AKAP menyediakan toilet yang berada di dalam kabin sebagai salah satu fasilitas standar. Toilet dalam kabin bus ini biasanya terletak di bagian tengah atau belakang bus.

Jika naik bus AKAP yang terdapat fasilitas toilet dalam kabin, akan ada peringatan dilarang buang air besar menggunakan toilet tersebut. Dengan kata lain toilet bus ini hanya boleh digunakan untuk buang air kecil.

Baca juga: Tanpa Revisi, Ini Daftar Harga Mobil Murah pada Juli 2021

Mengapa ada larangan buang air besar di toilet kabin bus?

Saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/7/2021), Anthony Steven Hambali, Pemilik PO Sumber Alam menjelaskan ada beberapa alasan mengapa dilarang buang air besar di toilet kabin bus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

toilet di busKompas.com/Fathan Radityasani toilet di bus

"Yang pertama, kalau buang air besar kan berarti orangnya lama di dalam toilet, tanpa ada seatbelt. Posisi duduknya dia bagaimana juga kita tidak tahu. Ditakutkan kalau bus mengerem kan berbahaya," ungkap Anthony.

Alasan selanjutnya adalah tidak semua armada bus memiliki wadah penampungan kotoran sejenis septic tank. Jika ada pun ukurannya tidak terlalu besar.

Baca juga: Panik Gak! Kaca Mobil Mendadak Tak Bisa Ditutup Saat di Taman Safari

"Nah kalau busnya tidak punya penampungan (kotoran), kotoran langsung loss di jalan. Kalau di belakang bus ada pengguna jalan lain kan bahaya juga," kata Anthony menambahkan.

Oleh karena itu bagi penumpang yang hendak buang air besar saat sedang di dalam kabin bus, bisa segera meminta pengemudi untuk berhenti di SPBU atau rest area terdekat.

Terkait masa PPKM Darurat pada 3-20 Juli ini, Anthony mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan dalam membersihkan toilet kabin bus.

Sebelum adanya penyebaran virus Covid-19 ini ia mengungkapkan bahwa pembersihan toilet tersebut selalu mengikuti standar prosedur yang ada demi memaksimalkan kenyamanan penumpang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X