BPTJ Bangun Fasilitas Baru di Terminal Jatijajar

Kompas.com - 24/06/2021, 17:41 WIB
Bus AKDP pindah ke terminal Jatijajar, Depok, Senin (14/4/2019). Dokumen Dishub DepokBus AKDP pindah ke terminal Jatijajar, Depok, Senin (14/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terus meningkatkan layanan di Terminal Tipe A yang berada di bawah pengelolaannya. Misalnya pada Terminal Jatijajar di Depok yang sedang dibangun fasilitas area tunggu untuk angkutan perkotaan.

Pelaksana Tugas Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPTJ Budi Rahardjo mengatakan, kegiatan pembangunan fasilitas penunjang di Terminal Jatijajar dilakukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas layanannya.

“Saat ini kita memang berharap agar masyarakat dapat bijak bermobilitas, mengingat kita tengah berada dalam masa pandemi covid-19,” ujar Budi dalam keterangan resmi.

Baca juga: Rosalia Indah, PO Bus dengan Kelas Armada Terbanyak

Pembangunan di Terminal JatijajarDOK. BPTJ Pembangunan di Terminal Jatijajar

Dibuatnya fasilitas ini merupakan langkah pemerintah tetap berupaya untuk dapat senantiasa menjaga kepercayaan serta minat masyarakat terhadap layanan transportasi publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Upaya yang kita lakukan salah satunya melalui penyiapan fasilitas seperti yang saat ini sedang berlangsung di Terminal Jatijajar,” tutur Budi.

Budi menegaskan, dalam pengerjaan area tunggu angkutan perkotaan tidak mengganggu jalanannya layanan kepada para penumpang. Untuk sementara, area pekerjaan telah dilakukan pemagaran secara tertutup.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ini Penyebab Power Steering Mobil Cepat Rusak

Dengan begitu, pembangunan tetap bisa berjalan dengan tingkat keselamatan dan keamanan tinggi untuk para pekerja konstruksi. Pelaksanaan ini juga tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

"Mengingat pembangunan terminal di Jatijajar ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid 19, pihak pelaksana pekerjaan juga diwajibkan untuk menegakkan prokes secara tertib,” ujar Budi.

Pada kondisi tertentu Budi menyampaikan bahwa pelaksana pekerjaan juga harus melaksanakan swab antigen secara berkala kepada para tenaga konstruksi. Selain itu juga diberikan briefing harian singkat untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak.

Sejumlah calon penumpang menunggu bus di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pemerintah memutuskan kebijakan larangan mudik Lebaran 2020 bagi masyarakat mulai berlaku Jumat (24/4) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA Sejumlah calon penumpang menunggu bus di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pemerintah memutuskan kebijakan larangan mudik Lebaran 2020 bagi masyarakat mulai berlaku Jumat (24/4) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Selain itu, hal-hal dasar seperti penyediaan tempat cuci tangan dan thermo gun untuk melakukan pengecekan suhu badan menurut Budi juga tidak boleh dilewatkan oleh pelaksana pekerjaan.

"Apabila dipandang perlu kami akan berkoordonasi dan melibatkan satgas Covid setempat, sebagai bentuk kesungguhan perhatian kami terhadap pencegahan penyebaran Covid-19," kata Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X