Saat Gerimis, Pengendara Motor Jangan Langsung Tancap Gas

Kompas.com - 24/06/2021, 07:12 WIB
Pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019). KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca di Jakarta saat ini sedang tidak mementu, tiba-tiba hujan atau panas. Hal ini membuat para pengguna jalan harus selalu bersiap dengan kemungkinan yang ada, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Ketika hujan tiba-tiba mulai turun, banyak pengendara motor yang melakukan kesalahan. Tidak sedikit dari mereka yang justru menjadi tergesa-gesa mencari tempat berteduh. Padahal, 10 menit pertama saat hujan turun adalah waktu yang berbahaya.

Head of Safety Riding Promotion Agus Sani mengatakan, dalam 10 menit pertama adalah proses di mana tanah dan debu terurai dengan air dan terbawa kepinggir.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ini Penyebab Power Steering Mobil Cepat Rusak

“Sebelum hujan itu, jalanan masih penuh dengan debu, pasir, dan tanah. Jadi, dalam sepuluh menit pertama itu adalah proses di mana tanah dan pasir masih dalam proses terurai atau menjadi lumpur. Sehingga sangat licin untuk dilewati,” kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/6/2021).

Agus melanjutkan, baru 10 menit berikutnya tanah dan pasir akan tergeser ke pinggir. Namun, hal ini juga tergantung dengan intensitas hujannya.

Naik motor saat musim hujan Foto: Yamaha Naik motor saat musim hujan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jika prosesnya mulai dari gerimis, maka sepuluh menit pertama itu yang cukup krusial. Kalau hujannya deras, tentu tidak akan sampai sepuluh menit,” kata dia.

Baca juga: Dishub DKI Batasi Waktu Operasional Transjakarta hingga Angkot

Agus menyarankan, pengendara motor harus memiliki perhitungan ketika akan berkendara. Mulai dari kondisi motornya, kondisi fisik pengemudi, hingga perlengkapan lain, termasuk jas hujan.

“Ketika dirasa sudah gerimis sebaiknya pengemudi langsung menepi dan berteduh di tempat yang aman, seperti halte. Sekali pun ingin tetap melanjutkan perjalanan, gunakan jas hujan dengan model two piece karena dinilai lebih aman,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.