Ini Fungsi Paddle Shift pada Mobil Transmisi Matik

Kompas.com - 23/06/2021, 08:12 WIB
Ilustrasi paddle shift Ilustrasi paddle shift

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa mobil bertransmisi otomatis (matik) saat ini kebanyakan sudah dilengkapi dengan fitur paddle shift.

Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang belum mengetahui fungsi dari fitur tersebut.

Dengan paddle shift memungkinkan pengemudi memiliki kendali untuk mengatur perpindahan gigi sesuai kebutuhan pada mobil bertransmisi otomatis.

Dari segi fungsional, paddle shift memiliki kegunaan sebagai tuas perpindahan gigi pada persneling. Hanya penempatannya saja yang berbeda, yaitu berada di balik kemudi, sehingga membuat pengendara lebih mudah untuk mengakses tanpa kedua tangan melepas kemudi.

Baca juga: Rekomendasi KNKT untuk Kurangi Kecelakaan Truk di Flyover Kretek

Dealer Technical Sepport Dept. Head PT TAM Didi Ahadi mengatakan, penggunaan paddle shift memberikan efek fun to drive bagi pengendara karena mudah untuk dilakukan.

Paddle shift bentuknya berupa tuas yang ada dibelakang kemudi, sebelah kiri (-) berguna untuk menurunkan gigi, sementara sebelah kanan (+) untuk memindahkan transmisi ke posisi lebih tinggi. Bisa dilakukan hanya menggunakan jari tanpa melepas gagang kemudi sehingga pengendalian tetap terjaga,” ujar Didi Senin (21/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tombol seperti paddle shift di setir memudahkan pengoperasiannya.captured via Youtube Tombol seperti paddle shift di setir memudahkan pengoperasiannya.

Tidak hanya itu saja, ketika membutuhkan akselerasi lebih, pengendara bisa dengan sigap menurunkan transmisi agar putaran mesin lebih responsif.

Paddle shift juga bisa membantu kurangi laju mobil ketika terjadi situasi darurat, salah saunya saat melakukan pengereman mendadak.

“Ketika terjadi situasi yang mengharuskan mobil berhenti secara mendadak bisa dibantu dengan engine brake melalui kontrol di paddle shift, caranya cukup menekan paddle shift kiri, kemudian gigi akan turun secara otomatis,” ujar Didi.

Baca juga: Hati-hati, Ini Penyebab Rantai Keteng Motor Bisa Aus

Namun perlu diingat, meskipun fun to drive ketika menggunakan fitur ini, pengemudi harus tetap menjaga batas maksimal kecepatan saat melintas di jalan bebas hambatan.

Selain itu selalu perhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, serta tetap mentaati peraturan dan keamaan ketika ingin menyalip kendaraan di depan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X