Polisi Bilang ETLE Tahap Dua Semakin Canggih, Pakai AI

Kompas.com - 17/06/2021, 08:22 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan,  di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik  atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp. ANTARA FOTO/ARNAS PADDASejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan tilang untuk pengendara kendaraan bermotor melalui elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) nasional akan memasuki tahap ke-2.

Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengatakan, rencananya prosesi akan berlangsung pada pertengahan Juli 2021 mendatang. Tercatat, sudah ada 12 Polda yang akan launching.

"Kami sudah menghadirkan kurang lebih 12.000 unit CCTV pada 255 titik di 18 Polda. Berikutnya untuk tahap kedua nanti, kita bangun di 12 polda dan 10 polda di tahap ketiga," katanya, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Pentingnya Peran Navigator Saat Mengemudi

Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.Aprillio Akbar Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

Listyo melanjutkan, ke depannya ETLE akan dikembangkan dengan teknologi artificial intelligence (AI) dan face recognition yang terintegrasi dengan big data kepolisian.

Sehingga, memudahkan polisi dalam melacak pelaku kejahatan yang lebih luas. Tidak hanya pada pelanggar lalu lintas saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini semuanya bisa terintegrasi dengan big data kepolisian untuk menjawab tantangan Police 4.0 dan sekaligus ini juga tentunya akan mempermudah membantu pada saat kita mencari pelaku kejahatan," ujar Listyo.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono juga tengah melakukan peninjauan ke TMC Polresta Surakarta, Jawa Tengah dalam rangka mengecek kesiapan ETLE tahap dua.

Baca juga: Begini Efek Ban Mobil bila Sering Kelebihan Tekanan Udara

Anggota Polisi menunjukkan pelanggaran lalu lintas yang tertangkap kamera ETLE dari Ruang Pos Jaga ETLE Satlantas Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021).KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Anggota Polisi menunjukkan pelanggaran lalu lintas yang tertangkap kamera ETLE dari Ruang Pos Jaga ETLE Satlantas Polresta Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021).

Saat tiba, ia langsung mendatangi ruang yang terdapat layar monitor berukuran raksasa. Istiono juga berdialog dengan jajaran Satlantas Polres Surakarta dan membahas ihwal kesiapan ETLE tahap dua.

“Ke depan tidak kita bisa pungkiri bahwa pelayanan kita berbasis IT menjadi unggulan kita dan menjadi standar-standar pelayanan yang memudahkan kita,” ujar Istiono.

“Harapan kita ETLE juga bertambah nanti, terkoneksi di office-nya TMC masing-masing Polres dan Polda," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.