Kompas.com - 01/06/2021, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengeluarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) No 5 tahun 2021 yang mengatur tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi alias SIM.

Untuk pengguna motor atau SIM C, dibedakan tiga golongan berdasarkan kubikasinya yaitu C untuk motor kurang dari 250 cc, CI yakni 250 cc - 500 cc dan listrik, dan CII yakni lebih dari 500 cc dan listrik.

Baca juga: Lelang Mobil Dinas Kementerian, Ada Innova, CR-V, sampai Camry

Ahmad Muhibbuddin, GM Corporate Comunications PT Astra Honda Motor (AHM) menilai bahwa penggolongan SIM C yang akan diterapkan merupakan bagian dari upaya melindungi biker dan pengguna jalan lain.

Aturan Terbaru Soal Penggolongan SIM KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Aturan Terbaru Soal Penggolongan SIM

"Dengan memperhatikan jenis dan model motor yang semakin beragam saat ini, apalagi bermotor sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian masyarakat kita," kata Muhib kepada Kompas.com, Senin (31/5/2021).

Muhib mengatakan, penggolongan SIM C tentu akan diikuti dengan peraturan lain dari hulu ke hilir. Mulai tes untuk mendapatkan SIM hingga penegakan hukum di jalan raya.

"Ini sangat penting karena filosofi SIM itu sesungguhnya adalah untuk memastikan pengguna sepeda motor memiliki keterampilan berkendara agar seseorang bisa mengendarai dengan baik dan benar, sehingga tidak membahayakan dirinya sendiri atau orang lain di jalan raya," katanya.

Baca juga: Mana yang Lebih Irit, Mobil Listrik Murni atau PHEV?

Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC), fasilitas pelatihan berkendara terbesar se-Asia TenggaraIstimewa Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC), fasilitas pelatihan berkendara terbesar se-Asia Tenggara

Muhib mengatakan, selama ini pihaknya juga terus berusaha meningkatkan kemampuan berkendara konsumen Honda lewat program yang sudah dilakukan oleh jaringan diler.

"Di setiap Big Wing (diler khusus Big Bike) kami memiliki instruktur terlatih yang siap melatih pengguna Big Bike Honda. Bersama komunitas Big Bike Honda kami juga mengadakan kampanye safety riding," katanya.

"Di beberapa kota besar, kami memiliki Safety Riding Center, yang siap menjadi ajang berlatih berkendara Big Bike atau sekedar mengalibrasi keterampilan para pemilik Big Bike," kata Muhib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.