Bahaya, Jangan Menggoyangkan Mobil Saat Isi Bensin

Kompas.com - 24/05/2021, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak perilaku para pemilik mobil yang unik dan cenderung menggelikan. Biasanya tindakan ini dilakukan turun-temurun dari orang tua atau yang dituakan dalam struktur keluarga.

Salah satunya perilaku menggoyang-goyangkan mobil saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). Ini sepertinya dimaksudkan agar bensin bisa terisi lebih banyak atau benar-benar penuh tanpa pertahan udara.

Namun, apakah perilaku ini memang dianjurkan atau sekadar upaya sia-sia?

Baca juga: Cara Menghindari Rem Blong Saat Mau Bayar di Gerbang Tol

Trik tersebut sebetulnya sangat keliru karena tidak sesuai dengan hukum fisika. Pada dasarnya, BBM merupakan benda cair yang secara otomatis akan mengisi setiap celah kosong dalam wadahnya, yang dalam hal ini adalah tangki BBM.

Menurut Kepala SPBU Pertamina Cikini dan Pramuka Paimin, menggoyang-goyangkan mobil saat pengisian BBM justru meningkatkan kemungkinan terjadinya gesekan antara nozel dengan lubang BBM.

Tangki bahan bakar Wagon R GS AGS.Febri Ardani/KompasOtomotif Tangki bahan bakar Wagon R GS AGS.

“Ujung nozel terbuat dari besi atau baja, dikhawatirkan kalau digoyang-goyangkan justru akan terjadi gesekan. Karena, di lubang tutup tangki di ujungnya ini uga berbahan pelat,” ujar Paimin saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Begini Cara Benar Menyetel Rantai Sepeda Motor

Paimin menjelaskan, gesekan sekecil apapun bisa memicu listrik statis. Jika terjadi listrik statis maka dapat memicu timbulnya api, yang merupakan hal paling dihindari selama berada di SPBU.

“Ditakutkan terjadi listrik statis tadi. Karena itu, dalam mengisi bensin biasanya kita angkat sendiri nozelnya, jadi tidak menyentuh langsung atau istilahnya tidak ada bonding pada nozel dengan lubang tangki. Sehingga lebih aman dan tidak berisiko,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.