Viral Foto Pelat Nomor Khusus Anggota DPR, Bagaimana Aturannya?

Kompas.com - 20/05/2021, 16:21 WIB
Jeep Rubicon pakai pelat nomor khusus. Grup WhatsappJeep Rubicon pakai pelat nomor khusus.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di media sosial tengah ramai penggunaan pelat nomor khusus bagi kendaraan anggota DPR, seperti layaknya milik kepolisian atau TNI dengan logo dan kode tertentu.

Penampakan ini muncul di sebuah foto Jeep Rubicon berwarna abu-abu. Jika diperhatikan, sebelah kanan pelat tersebut terdapat sebuah logo berwarna emas.

Dari bentuknya terlihat jika logo tersebut tampak seperti lambang dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yakni burung garuda yang mengepakkan sayap.

Baca juga: Ini Perbedaan Sanksi Pengendara Tidak Membawa SIM dan Tak Memiliki SIM

Tangkapan layar pelat nomor kendaraan palsu yang viral di media sosial pada Rabu, (3/3/2021).Twitter: @Puspen_TNI Tangkapan layar pelat nomor kendaraan palsu yang viral di media sosial pada Rabu, (3/3/2021).

Banyak yang menduga kalau pelat nomor tersebut dibuat khusus bagi anggota DPR. Meski begitu, belum diketahui pasti maksud dari penggunaan pelat nomor tersebut.

“Tanya ke Korlantas,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, kepada Kompas.com saat ditanya perihal ini (20/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun hingga saat ini pihak Korlantas Polri belum membalas pertanyaan yang diajukan Kompas.com.

Baca juga: Beda Jalan Toyota dan Honda Soal Pengembangan Mobil Listrik

Mobil Milik Warga Sipil yang Pakai Pelat Nomor Pejabat Polisiistimewa Mobil Milik Warga Sipil yang Pakai Pelat Nomor Pejabat Polisi

Padahal jika mengacu aturan yang berlaku saat ini, anggota DPR tidak mendapatkan pelat nomor khusus seperti polisi atau TNI.

Aturan ini tertera dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2012 tentang Penertiban Rekomendasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Khusus dan Rahasia Bagi Kendaraan Bermotor Dinas.

Serta Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor dijelaskan bahwa hanya ada beberapa kendaraan di Indonesia yang boleh menggunakan pelat-pelat khusus.

Baca juga: Kenapa Harus Injak Rem Sebelum Menyalakan Mesin Mobil Transmisi Matik?

Iring-iringan mobil kepresiden, Joko Widodo meninggalkan Komplek Parlemen setelah pelantikan presiden dan wakil presiden di Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Iring-iringan mobil kepresiden, Joko Widodo meninggalkan Komplek Parlemen setelah pelantikan presiden dan wakil presiden di Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Berikut ini pelat nomor khusus yang berlaku di Indonesia:

Pelat Nomor RI-1 : Presiden Republik Indonesia

Pelat Nomor RI-2 : Wakil Presiden Republik Indonesia

Pelat Nomor RI-5 : Ketua MPR

Pelat Nomor RI-49 sampai 51: Wakil Ketua MPR

Pelat Nomor RI-6 : Ketua DPR

Pelat Nomor RI-51-54 : Wakil Ketua DPR

Pelat Nomor RI-11 sampai 45 : Jajaran para menteri

Plat Nomor Cantik

Polisi memberhentikan dan menilang mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam dengan menggunakan plat nomor palsu yakni SN 45 RSD. Mobil tersebut dikemudikan oleh pria bernama Rusdi Karepesina. Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya Polisi memberhentikan dan menilang mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam dengan menggunakan plat nomor palsu yakni SN 45 RSD. Mobil tersebut dikemudikan oleh pria bernama Rusdi Karepesina.

Setiap pemilik kendaraan diperbolehkan memesan atau menggunakan plat nomor cantik.

Hal ini sudah diatur dalam Keputusan Korps Polisi Lalu Lintas Polri Nomor KEP/62/XII/2016, 30 Desember 2016, Tentang Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan.

Berikut mekanisme atau prosedur penerbitan NRKB pilihan:

1. Mengisi formulir

2. Pemeriksaan berkas dan ketersediaan NRKB

3. Pembayaran PNBP NRKB Pilihan

4. Pendaftaran berkas secara manual dan elektronik

5. Penulisan Buku Register

6. Input data ranmor dan pencetakkan SKET NRKB Pilihan

7. Penggandaaan dokumen melakukan pengarsipan

8. Mengagendakan dokumen keluar dan menyerahkan berkas kepada pemohon

Plat nomor cantik ini akan berlaku selama lima tahun dan harus diperpanjang atau dibayarkan pajaknya sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan.

Berikut daftar tarif resmi plat nomor cantik:

1. NRKB satu angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 20.000.000. Ada huruf di belakang Rp 15.000.000.

2. NRKB dua angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 15.000.000. Ada huruf di belakang Rp 10.000.000.

3. NRKB tiga angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 10.000.000. Ada huruf di belakang Rp 7.500.000.

4. NRKB empat angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 7.500.000. Ada huruf di belakang 5.000.000.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.