Kemenhub Susun Peta Jalan untuk Percepatan Kendaraan Listrik Nasional

Kompas.com - 20/05/2021, 07:42 WIB
Ilustrasi kendaraan listrik stanlyIlustrasi kendaraan listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan tengah menyiapkan peta jalan alias road map untuk mendukung percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut kini pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi untuk mempercepat penyelesaian program.

"Road map ini telah kami koordinasikan dengan Kemkomarves. Minggu depan akan kita presentasikan dalam satu diskusi yang lebih detail jadi bisa dijadikan pedoman atau patokan bagi stakeholder terkait," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Beda Jalan Toyota dan Honda Soal Pengembangan Mobil Listrik

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

Lebih jauh, Budi menyampaikan sejumlah upaya telah dilakukan untuk mendorong percepatan program KBLBB. Antara lain, menerbitkan beberapa regulasi, menggunakan KBLBB sebagai kendaraan operasional Kemenhub dan mendorong aplikasinya pada angkutan umum.

Adapun angkutan umum yang dimaksud ialah Transjakarta, Damri, Angkutan Bandara untuk menggunakan bus tenaga listrik. Termasuk, mendorong penggunaan bus listrik melalui Program Buy The Service (BTS) di beberapa kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Kemenhub juga tengah merencanakan penggunaan KBLBB sebagai kendaraan operasional di tiga kota percontohan di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

Pada kesempatan sama, Budi juga mengaku kendaraan listrik dapat menjadi preferensi bagi Indonesia untuk menjadi negara pengekspor.

Baca juga: Mengapa Sabuk Pengaman Melingkar pada Bahu dan Pinggang

Ilustrasi tempat pengecasan mobil listrik.PIXABAY.com Ilustrasi tempat pengecasan mobil listrik.

"Kita punya Pelabuhan Patimban yang sangat terbuka untuk dilakukan pengembangan industri mobil listrik karena memiliki car terminal yang memang diprioritaskan untuk melakukan ekspor ataupun antarkota," ucapnya.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada para pelaku industri otomotif dalam negeri yang sudah mulai memproduksi kendaraan listrik.

Pemerintah juga telah mendukung pengembangan industri kendaraan listrik buatan dalam negeri dengan memperhatikan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.