Usai Libur Lebaran, 4 Cairan pada Mobil yang Harus Diperiksa Ulang

Kompas.com - 17/05/2021, 11:22 WIB
Ilustrasi radiator pada sepeda motor IstimewaIlustrasi radiator pada sepeda motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pemerintah telah melarang mobilitas selama periode libur Lebaran nyatanya masih banyak masyarakat yang melakukan mudik dan berlibur selama 6-17 Mei 2021.

Bahkan pada beberapa kawasan wisata di Jabodetabek, sempat terjadi penumpukkan kendaraan. Sementara di ruas tol tertentu, arus lalu lintas cukup mengular meskipun cenderung lancar.

Bagi pengguna mobil yang melakukan aktivitas selama liburan ini, jangan sampai abai terhadap pengecekkan kondisi kendaraan ulang. Khususnya pada empat cairan pada mobil guna menekan potensi masalah berkepanjangan.

Baca juga: Polisi Bakal Tutup Akses Menuju Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran

Ilustrasi mengganti oli mobil (Dok. Shutterstock/ Kenny CMK) Ilustrasi mengganti oli mobil

Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman mengatakan, empat cairan yang dimaksud merupakan pendukung kerja komponen yang secara fungsi tidak bisa diabaikan.

"Di antaranya, oli mesin, minyak rem, air radiator, dan wiper. Semua bisa dipantau sendiri tanpa harus ke bengkel, bila memang sudah berkurang baiknya ditambah," katanya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suparman menjelaskan, untuk pengecekan utama bisa dilakukan dengan melihat volume oli mesin dari mobil yang telah digunakan menempuh ribuan kilometer (km).

Caranya cukup mudah, tinggal melihat dari dipstik atau tongkat takaran oli yang ada di ruang mesin.

Bila posisinya masih di tengah-tengah antara E (empty) dan F (full) berarti kondisinya normal. Tak perlu ditambahkan, meskipun ternyata berkurang, lebih baik jangan asal main menambahkan sendiri karena berisiko bila ternyata volumenya kelebihan.

Baca juga: Ini Cara Mudah Periksa Kondisi Oli Mobil

Ilustrasi mengganti minyak rem sendirilouis-moto.co.uk Ilustrasi mengganti minyak rem sendiri

Setelah itu, dilanjut dengan mengecek kondisi cairan radiator secara langsung dengan cara membuka kap mesin. Jika air radiator ternyata sudah berkurang drastis, segera isi ulang jangan tunggu kering.

"Namun usahakan untuk menggunakan cairan khusus radiator bukan sekedar air mineral. Kalau oli, jangan asal tambah sendiri, baiknya biar dikerjakan di bengkel sekaligus melakukan pengecekan berkala," kata Suparman.

Hal serupa berlaku untuk minyak rem walau pada umumnya cairan ini mampu bertahan hingga dua atau tiga tahun. Adapun pengisian ulang bisa dilakukan di bengkel terdekat.

"Kalau untuk wiper bisa dilakukan sendiri selama menggunakan cairan yang ideal, dengan begitu mobil akan lebih siap kembali digunakan beraktivitas," ujar Suparman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X