Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/05/2021, 15:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil keluarga dengan pintu geser atau sliding door masih menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Indonesia karena terkesan unik serta mewah. Apalagi banyak yang harga di pasar mobil bekas masih cukup terjangkau.

Mobil dengan mekanisme tersebut memiliki kelebihan akses masuk ke kabin yang lebih mudah dan lapang, di samping kesan premium. Terlebih jika pintu sudah disematkan motor elektrik jadi buka-tutupnya otomatis.

Tetapi, memiliki mobil seperti ini perwatannya sedikit berbeda. Sebab, selayaknya komponen lain pada mobil, bagian pintu geser juga perlu mendapat perhatian dengan prawatan berkala.

Baca juga: Halau Pemudik Nekat Jelang Lebaran, Penyekatan Dibuat Berlapis-lapis

Power sliding door kini juga ada di sisi kanan untuk tipe Royale.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Power sliding door kini juga ada di sisi kanan untuk tipe Royale.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor menyatakan, perawatan pintu geser pada mobil tidak sulit. Hanya saja pemilik harus melakukannya dengan konsisten alias terus-menerus.

"Paling utama hindari buka-tutup pintu saat mesin mati. Karena, pada pintu geser yang menggunakan sistem elektrik, ketika mesin mati akan mengurangi aki," katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Kemudian, jangan mempercepat gerakan pintu baik saat ditutup maupun dibuka. Biarkan saja sistem kerja elektrik berkerja agar sistem elektriknya tidak cepat rusak.

Perawatan lainnya bisa dilakukan dengan memastikan laher dalam kondisi baik. Jika laher sudah mengeluarkan suara, maka segera berikan pelumas agar lebih licin.

Baca juga: Saat Menyalakan Mesin Motor Injeksi Harus Nunggu Lampu Indikator Mati?

 

Ilustrasi pintu sliding door di mobilStanly/Otomania Ilustrasi pintu sliding door di mobil

Kemudian, bersihkan area rel pintu secara berkala sehingga tidak ada kotoran yang menyumbat pergeseran pintunya.

Setelah dibersihkan, olesi area rel dengan menggunakan pelumas pasta yang mengandung parafin.

"Ingat, jangan gunakan cairan yang mengandung oli, karena oli akan memudahkan debu dan kotoran untuk menempel," ucap Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.