Kemenperin Optimis Industri Otomotif dan Ekspor Akan Tumbuh

Kompas.com - 29/04/2021, 16:41 WIB
Salah satu industri yang memproduksi kendaraan, Jakarta, Sabtu (17/10/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianSalah satu industri yang memproduksi kendaraan, Jakarta, Sabtu (17/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.comPandemi Covid-19 di Indonesia memang masih terjadi sampai saat ini. Kondisi ini memang sangat berpengaruh, salah satunya ke industri otomotif yang menurun pada tahun 2020.

Memasuki empat bulan pertama tahun 2021, industri otomotif sudah mulai tumbuh lagi, walaupun memang belum kembali normal seperti sebelum pandemi. Namun setidaknya, penjualan kendaraan sudah mulai meningkat setiap bulannya.

Kasubdit Ilmate Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI Dodiet Prasetyo optimis industri otomotif nasional akan terus bertumbuh.

Contohnya penjualan ritel otomotif pada Maret 2021 telah di atas 77.000 unit, sedangkan bulan sebelumnya sekitar 46.000 unit.

Baca juga: Cari Sedan Bekas Rp 20 Jutaan, Ini Pilihannya

Export Isuzu Traga di tahun 2019DOK. IAMI Export Isuzu Traga di tahun 2019

“Kenaikan 65 persen ini merupakan optimisme pasar, bagaimana sektor otomotif mulai tumbuh, bisa jadi jump start pemulihan sektor otomotif,” kata Dodiet dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, rabu (28/4/2021).

Selain itu, Dodiet optimis penerapan standar emisi Euro 4 pada kendaraan bermesin diesel di tahun 2022 aka diikuti dengan peningkatan ekspor otomotif.

Presiden RI Joko Widodo pernah mengatakan target ekspor kendaraan pada tahun 2025 sebanyak 1 juta unit.

Jokowi menyampaikan hal tersebut memang pada tahun 2019, di mana sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

Namun, kata Dodiet, dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai baik saat ini, pemerintah optimistis target itu bisa tercapai.

Baca juga: Duet Baru Raize dan Rocky Resmi Diperkenalkan

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), volume ekspor industri otomotif nasional sepanjang Januari hingga Maret 2021 sebanyak 78.820 unit, atau naik 0,3 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu sebanyak 78.576 unit.

Tonton Eko, Product Development Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia juga mengungkapkan optimismenya terkait ekspor mobil Isuzu. Ia menargetkan, tahun depan pihaknya akan mengekspor Isuzu Traga sekitar 5.000 hingga 6.000 unit.

“Bicara kurun waktu Januari hingga Oktober 2020, Alhamdulillah kita sudah berhasil mengekspor 2.689 unit Isuzu Traga ke Filipina dengan nilai total sekitar US$ 28 juta. Pasti ke depannya kita akan ekspansi ke beberapa negara berikutnya,” kata Tonton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X