Pengemudi Tesla Hampir Tewas dan Tanggapan Santuy Elon Musk

Kompas.com - 23/04/2021, 03:02 WIB
Ilustrasi fitur swakemudi Tesla autoexpress.co.ukIlustrasi fitur swakemudi Tesla

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini sistem autopilot pada suatu kendaraan bermotor merupakan salah satu aspek yang menarik bagi calon pembeli karena memudahkan penggunaan serta ada klaim menambah keamanan berkendara.

Alasannya, melalui fitur tersebut mobil menjadi lebih cerdas untuk meredam potensi kecelakaan dan bahaya teknis lainnya seperti kebakaran atau menabrak objek tertentu.

Tetapi dalam praktiknya, fitur ini tidak selalu berjalan mulus seperti video yang tengah viral di media sosial, Senin (19/4/2021), pada pameran otomotif internasional Shanghai, China.

Baca juga: Daftar Mobil yang Bisa Dijajal Selama IIMS Hybrid 2021, Ada Tesla Juga

Video viral seorang wanita marah-marah di pameran Shanghai Auto Show pada Senin (19/4/2021), mengaku hampir tewas karena rem mobil Tesla-nya blong.TWITTER @TheInsiderPaper Video viral seorang wanita marah-marah di pameran Shanghai Auto Show pada Senin (19/4/2021), mengaku hampir tewas karena rem mobil Tesla-nya blong.

Pada video itu, terlihat seorang wanita pengemudi Tesla marah-marah di lantai booth pameran merek mobil listrik asal Amerika Serikat itu, karena mengaku mobilnya pernah blong sampai mengancam nyawa.

Ia lantas naik ke atas mobil dan berteriak agar mendapat atensi dari pihak produsen.

Hal serupa juga pernah terjadi di mana terdapat pengemudi Tesla yang hampir kehilangan nyawa karena mobilnya terbakar usai menabrak pohon karena diduga akibat sistem Autopilot.

AFP mewartakan, Badan Pengawas Pasar China, Rabu (21/4/2021) malam, mengeluarkan pemberitahuan singkat yang menyerukan penyelidikan atas keluhan wanita tersebut.

Pihak otoritas China menyatakan, akan menaruh perhatian besar pada kasus ini dan mengkomunikasikannya ke pihak Tesla.

Baca juga: Mini Edisi Terbatas Langsung Ludes di IIMS Hybrid 2021

Setelah menabrak pohon, mobil Tesla tersebut hangus terbakar KPRC 2 Setelah menabrak pohon, mobil Tesla tersebut hangus terbakar

Sebelumnya, dua pria tewas setelah Tesla dengan autopilot, menabrak pohon dan terbakar dengan kondisi dua penumpang masih di dalam. Adalah Tesla Model S 2019 yang berstatus mobil listrik, menabrak pohon di Carlton Woods, Sabtu (17/4/2021) pukul 23:25.

Petugas memerlukan 32.000 galon air untuk memadamkan api tanpa berhasil menyelamatkan penumpangnya. Petugas kesulitan memadamkan api hingga empat jam, karena api terus berkobar pada baterai mobil. Sampai akhirnya, petugas harus harus menelepon Tesla untuk menanyakan cara memadamkan api di baterai.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X