Diskon PPnBM Bikin Inden, Pemerintah Harap Kapasitas Industri Ditingkatkan

Kompas.com - 15/04/2021, 13:02 WIB
Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu. KOMPAS.com / FEBRI ARDANIIlustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah secara resmi telah memberikan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 100 persen pada Maret-Mei 2021, khusus mobil dengan kubikasi maksimal 1.500 cc dan local purchase komponen di atas 70 persen.

Selanjutnya, insentif yang sama juga didapatkan mobil berkapasitas 1.501 cc hingga 2.500 cc pada April-Juni 2021.

Presiden RI Joko Widodo, mengatakan, adanya insentif PPnBM pada tahap pertama ini secara signifikan mampu mendongkrak penjualan mobil.

Baca juga: Bandel Lawan Arah Saat Macet, Fortuner Dipaksa Jalan Mundur

Suasana booth Toyota di IIMS 2017.TAM Suasana booth Toyota di IIMS 2017.

Menurutnya, kebijakan relaksasi pajak yang telah diterbitkan pemerintah juga telah mendorong daya beli produk otomotif.

Permintaan yang sekarang meningkat ini secara langsung telah menggerakkan industri otomotif, meski hal ini menyebabkan antrean pemesanan.

“Saya dapat laporan dari Menteri Perindustrian, ada kenaikan untuk purchase order 190 persen,” ujar Jokowi, dalam pembukaan pameran IIMS Hybrid 2021 (15/4/2021).

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Pengendara Boleh Melintas di Wilayah Ini

Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.TRIBUNNEWS / HERUDIN Pekerja merakit komponen mobil di pabrik baru Isuzu, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015). Pabrik Isuzu Karawang Plant berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry ini memiliki kapasitas produksi 52 ribu unit per tahun dan dapat dikembangkan menjadi 80 ribu unit per tahun.

“Artinya harus inden, artinya ini yang memproduksi kewalahan, artinya lagi industri otomotif sudah bangkit kembali,” kata dia.

Oleh karena itu, pemerintah berharap kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri ini bisa ditingkatkan.

“Sekali lagi pemerintah berharap kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri bisa ditingkatkan dengan pemakaian kandungan lokal yang semakin tinggi,” ucap Jokowi.

“Dan juga bukan hanya mengurus pasar dalam negeri saja, tapi bergerak menggarap pasar-pasar ekspor,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X