Menperin Siap Populerkan Kendaraan Listrik via Destinasi Wisata

Kompas.com - 01/04/2021, 11:02 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita KemenperinMenteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menyambut positif proyek EV Smart Mobility yang dihadirkan Toyota bersama Tourism Development Corporation (ITDC) di Nusa Dua, Bali.

Proyek tersebut menghadirkan jajaran kendaraan elektrifikasi Toyota guna mendorong sektor pariwisata ramah lingkungan, sekaligus mengenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat luas.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, program tersebut nantinya juga bakal diimplementasi di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya destinasi wisata.

Baca juga: Gandeng Toyota, Menparekraf Hadirkan Pariwisata Mobil Listrik di Bali

Langkah itu dinilai akan memberikan kontribusi pada pembangunan total value chain serta mempercepat industrialisasi kendaraan listrik di Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmikan kendaraan listrik buatan Toyota di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/3/2021).Dokumentasi Humas Kementerian Perindustrian Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmikan kendaraan listrik buatan Toyota di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/3/2021).

"Misalnya, yang dilaksanakan di Bali ini merupakan satu langkah strategis menciptakan pasar dalam negeri, membangun ekosistem kendaraan listrik, sekaligus mempromosikan EV Ecotourism, yang akan mendukung daya tarik wisata di Bali dan Indonesia secara keseluruhan," ucap Agus dalam keterangan resminya, Rabu (31/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus optimis pelaksanaan proyek percontohan tersebut akan berperan dalam mendukung upaya pemerintah mempopulerkan kendaraan listrik kepada masyarakat.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan bisa mengakselerasi percepatan pengembangan kendaraan listrik, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ToyotaID (@toyotaid)

"Bahkan, membantu pemerintah dalam mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29 persen dari business as usual dengan upaya sendiri pada tahun 2030," ujar Agus.

Baca juga: IBC Resmi Terbentuk, Menteri BUMN Buka Kerja Sama dengan 3 Kriteria

Tak hanya di Bali, Agus juga akan mendorong pendekatan penerapan program yang sama di lima lokasi destinasi wisata super prioritas. Mulai dari Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, Likupang, dan Borobudur.

Susumu Matsuda, President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, EV Smart Mobility merupakan proyek besar yang sangat penting dari perjalanan 50 tahun Toyota di Indonesia.

Toyota EV Smart MobilityToyota Astra Motor Toyota EV Smart Mobility

"Sebagai perusahaan mobilitas, kami harap EV Smart Mobility ini tidak hanya dapat menjadi contoh konkret dari solusi mobilitas Toyota untuk mendukung pemanfaatan teknologi elektrifikasi bagi masyarakat luas, tapi juga bentuk realisasi dari komitmen Toyota menghadirkan Mobility Happiness for All," kata Matsuda.

Toyota sendiri menyiapkan 30 unit kendaraan elektrifikasi melalui tiga modelnya dalam project EV Smart Mobility. Mulai dari 20 unit Toyota COMS (BEV), lima Toyota C+pod (BEV), dan lima unit Toyota Prius PHEV.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X