Pernah Jadi Fitur Khusus, Pemantik Api Sudah Tidak Ada Lagi di Mobil

Kompas.com - 29/03/2021, 13:21 WIB
Ilustrasi power outlet, lighter port, pengisi daya pada kendaraan cars.comIlustrasi power outlet, lighter port, pengisi daya pada kendaraan

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap mobil yang diproduksi oleh parbikan sejatinya sudah dilengkapi dengan lighter. Alat kecil berbentuk bundar yang menggunakan pegangan berwarna hitam itu kebanyakan dipakai sebagai pematik api elektrik.

Fungsi komponen ini memang diperuntukkan bagi para perokok untuk pengganti pematik api konvensional.

Cara menggunakanpun cukup sederhana, yakni ditekan dan tunggu beberapa detik hingga lighter otomatis kembali ke posisi semula.

Kemudian cabut lighter dari soketnya dan lihat bagian dalamnya, apabila berwarna merah atau oranye, maka lighter berfungsi normal dan bisa digunakan sebagai pematik api rokok.

Baca juga: Nyalakan Mesin Motor dengan Kick Starter Bisa Hemat Aki, Mitos atau Fakta?

Namun saat ini fitur tersebut nampaknya sudah mulai ditinggalkan oleh pabrikan kendaraan roda empat.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, tren lighter yang disematkan di mobil memang sudah mulai hilang sejak beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan beberapa baru keluaran Toyota sudah tidak disematkan fitur tersebut.

Lighter mobil Chevrolet SpinKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Lighter mobil Chevrolet Spin

Hal ini sejalan dengan kebutuhan konsumen serta aturan pemerintah yang melarang untuk merokok saat berkendara.

“Ini sudah dari beberapa waktu lalu. Tentu fitur-fitur yang disematkan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan konsumen dan pedoman dari pemerintah. Semua hal ini terus dimonitor,” ujar Anton Jimmi saat dihubungi Kompas.com, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Tanggapan Karoseri Soal Bus Hasil Rombak Bengkel Bodi

Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motors (HPM), Yusak Billy.

Billy mengatakan, pengembangan fitur akan disesuaikan dengan kebutuhan dan penggunaan oleh konsumen serta berbagai regulasi yang berlaku di masyarakat.

"Untuk fitur cigarette lighter, kami mempelajari bahwa kebutuhan konsumen belakangan ini lebih banyak untuk charging station dibanding lighter. Ini juga sejalan dengan pembatasan untuk merokok di tempat umum atau saat berkendara," ucap Billy.

Sementara itu, Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, pada dasarnya fitur tersebut dihilangkan Suzuki untuk menjaga keselamatan penumpang.

“Seingat saya, Suzuki sudah mulai tidak menyediakan lighter dan asbak mobil sejak tahun 2017. Perlahan kita change di masing-masing mobil. Basic idea-nya untuk keselamatan penumpang. Agar mereka tidak merokok di dalam mobil,” kata Harold.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.