Kapolri Sebut Tilang Elektronik Tidak Tebang Pilih

Kompas.com - 24/03/2021, 14:22 WIB
Kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau 'electronic traffic law enforcement' (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
  *** Local Caption *** 
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAKamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau 'electronic traffic law enforcement' (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahap pertama tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tahap pertama secara nasional resmi telah diberlakukan.

Dalam melakukan penindakan kepada pelanggar lalu lintas, Teknologi ETLE tidak pandang bulu dan pilih kasih dalam melakukan penindakan kepada pelanggar lalu lintas, baik masyarakat sipil, pemerintahan bahkan TNI atau Polri yang menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.

Bila melakukan pelanggaran dan tertangkap kamera ETLE, maka akan diberikan surat konfirmasi yang dialamatkan ke Satuan Provost di masing-masing instansi tersebut untuk dilakukan penindakan disiplin.

Baca juga: Tilang Elektronik Akan Diterapkan di 6 Ruas Jalan Kota Cirebon

“Semua kendaraan yang melanggar intinya terfoto atau ke potret, mau kendaraan khusus, mau nopol apa saja, polisi maupun TNI semua, dan kendaraan lainnya. Semua plat nomor sudah teridentifikasi,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat Launching ETLE Nasional Tahap Pertama, Selasa (23/3/2021).

 Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat Launching ETLE Nasional Tahap PertamaYoutube NTMC Polri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat Launching ETLE Nasional Tahap Pertama

Listyo menambahkan, bahwa dengan beralihnya sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas ini diharapkan dapat mengubah wajah kepolisian di mata masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita terus memperbaiki sistem sehingga ke depan penegakkan hukum kepolisian khususnya lalu lintas di jalan ini tidak perlu berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tentunya kita sering mendapatkan komplain terkait dengan masalah proses tilang yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota yang kemudian berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang,” ucapnya.

Baca juga: Tilang Manual Tetap Diberlakukan di Lokasi yang Belum Ada Kamera ETLE

Dengan adanya ETLE ini, Listyo menyebutkan anggotanya ke depan hanya bertugas untuk melaksanakan kegiatan yang bersifat pengaturan pada saat terjadi kemacetan lalu lintas di mana masyarakat membutuhkan kehadiran polisi pada saat itu. Kemudian penanganan-penanganan kecelakaan lantas dan kegiatan-kegiatan lain yang membutuhkan kepolisian lalu lintas.

“Kita harapkan ini dapat mengubah wajah etalase kepolisian untuk menjadi lebih baik, tampil lebih berwibawa di segani dan tentunya kita harapkan dekat dengan masyarakat,” kata Listyo.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.