Tips Beli Motor Bekas, Jangan Mau Ketemuan di Pinggir Jalan

Kompas.com - 09/03/2021, 12:02 WIB
Motor bekas di Showroom Nugroho Motor, Kartasura, Sukoharjo istimewaMotor bekas di Showroom Nugroho Motor, Kartasura, Sukoharjo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli sepeda motor bekas merupakan salah satu cara alternatif untuk mendapat kendaraan dengan harga terjangkau.

Namun membeli motor bekas tidak bisa asal-asalan. Perlu ketelitian agar mendapat unit yang masih bagus, agar tidak menyesal kemudian di lain hari.

Baca juga: Harga Skutik Bekas Rp 7 Jutaan, dari Beat sampai Skywave

Angga Jonathan, pemilik diler motor bekas RND Motosport di bilangan Jakarta Utara, mengatakan, jika ingin membeli motor bekas maka mesti waspada jika diajak ketemuan di tempat umum.

Ilustrasi lelang motor bekashttps://www.motorplus-online.com/ Ilustrasi lelang motor bekas

"Jangan bertransaksi di tempat umum, karena berbahaya. Lebih baik bertransaksilah di rumah si penjual motor," kata Angga, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Sebelum bertemu dengan penjual ada baiknya memperlajari mengenai motor incaran. Jika perlu ajaklah teman yang mahir atau mengerti motor.

Baca juga: Daftar Harga Yamaha Nmax di Bursa Motor Bekas Solo Raya

Hal ini bisa membantu untuk melakukan pengecekan, mulai dari kondisi mesin hingga keaslian dari surat-suratnya.

"Keluar uang rokok sedikit tidak apa-apa, yang penting aman," ujar Angga.

Jika tidak mau ribet, kata Angga bisa membeli motor bekas di showroom atau diler yang terpercaya, yang bisa memberi garansi keaslian unit dan surat-surat kendaraannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X