Sikap Pengemudi jika Disalip Bus Ugal-ugalan di Jalan Tol

Kompas.com - 06/03/2021, 15:51 WIB
Bus ngeblong youtubeBus ngeblong

JAKARTA, KOMPAS.com – Sudah bukan rahasia lagi, ketika di jalan tol, kerap bertemu bus-bus yang mengebut. Perilaku para pengemudi bus ini tidak jauh dari saling pepet tidak jaga jarak, menyalip dari kiri bahkan memakai bahu jalan.

Lalu bagaimana ketika sedang mengemudi di jalan tol, tiba-tiba disalip atau dibuntuti oleh bus yang ugal-ugalan?

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, ketika berada di tengah-tengah bus yang ugal-ugalan, kadang jadi serba salah. Menutup jalan mereka, berpotensi tabrak belakang.

Baca juga: Demi Konten Nyawa Jadi Taruhan, Video Biker Tabrak Truk Oleng

Polisi tengah mengamankan TKP kecelakaan bus maut di Tol Cipali KM 117.800  jalur B Kampung Sumberjaya Desa Wanasari Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut.Dok. Polda Jabar Polisi tengah mengamankan TKP kecelakaan bus maut di Tol Cipali KM 117.800 jalur B Kampung Sumberjaya Desa Wanasari Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

“Memberi pelajaran buat mereka malah berujung konflik sampai dengan tabrakan. Meladeni justru akan sia-sia dan menuai celaka. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari tabrakan dengan mereka,” ucap Sony kepada Kompas.com, Sabtu (6/3/2021).

Pertama, sering lihat kaca spion. Sony mengatakan, kelakuan para pengemudi bus ini mudah terlihat, ketika melihat rombongan bus yang ugal-ugalan, segera berfikir selamat. Kedua, usahakan mobil berada di rombongan paling depan dan menjaga jarak aman.

“Jadi posisi mobil jangan paling belakang dari rangkaian di lajur jalan tol. Banyak kejadian ditabrak sampingnya dari belakang,” kata Sony.

Baca juga: Honda Jazz Pamit Undur Diri, Ini Curahan Hati Komunitas

Ketiga, tetap jaga kecepatan dan konsisten di lajurnya yakni kiri. Sony menyarankan agar mobil tidak berusaha mengejar dan jangan tancap gas agar tidak disalip bus karena justru bisa berbahaya.

“Keempat, ketika bus mendekat dan akan mendahului, pastikan ada atau beri ruang di samping sehingga potensi benturan bisa dihindari,” ucapnya.

Terakhir, jaga keseimbangan mobil setelah bus-bus tadi lewat. Ketika bus menyalip mobil, efek angin dari kendaraan besar akan sangat terasa dan mengganggu keseimbangan kendaraan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X