Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suzuki Pede Insentif PPnBM Dongkrak Penjualan 20 Persen

Kompas.com - 05/03/2021, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan insentif PPnBM yang mulai berlaku 1 Maret 2021, membuat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) cukup percaya diri bisa mendongkrak penjualan produknya.

Meski hanya dua model yang terdaftar, namun Suzuki memprediksi kenaikan penjualan bisa mencapai hingga 20 persen, dengan volume per bulan dikisaran 6.250 hingga 6.500 unit.

"Kami cuma dua produk, Ertiga dan XL7, dari kalkulasi yang sudah kami studi dampaknya terhadap kenaikan penjualan kira-kira di angka 20 persen," ucap Dony Saputra, Direktur Pemasaran Roda 4 PT SIS, dalam konferensi virtual, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Pamit Undur Diri, Stok Honda Jazz Tersisa 300 Unit

"Jadi dari per bulan itu 5.200 unit ditambah dengan adanya kenaikan sebesar 20 persen, kira-kira akan berada di 6.500 unit per bulan," kata dia.

Suzuki XL7 rajai penjualan Low SUV pada Juli 2020SIS Suzuki XL7 rajai penjualan Low SUV pada Juli 2020

Donny berharap adanya insentif bisa merangsang konsumen untuk melakukan pembelian dan meningkatkan penjualan. Apalagi di masa menjelang Lebaran yang juga diskon pajaknya masih 100 persen.

Sementara dari segi peningkatan penjualan sejak relaksasi diberlakukan, trennya diklaim sudah menunjukkan arah yang positif.

Baca juga: Harga Suzuki XL7 Jadi Lebih Murah Rp 30 Jutaan

"Kalau lihat data selam empat hari (1-4/3/2021), terjadi lonjakan permintaan faktur dari kepolisian sebesar 40 persen dibanding periode yang sama di Februari. Namun dari estimasi studi yang kami lakukan, itu sekitar 20 persen," ucap Donny.

Target

Suzuki XL7dok. Suzuki Indonesia Suzuki XL7

Sedangkan ketika ditanya untuk target tahun ini, Donny mengatakan Suzuki mencanangkan market share sebesar 13 persen, dengan estimasi penjualan diperkiran mencapai 97.500 unit.

"Target Suzuki di 2021 market share sebesar 13 persen, bila bicara estimasi penjualan dari Gaikindo sebesar 750.000 unit, maka 13 persennya itu kira-kira 97.500," kata Donny.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.