Dorna Sport Inspeksi Akhir Maret, Cek Kesiapan Sirkuit Mandalika

Kompas.com - 04/03/2021, 14:21 WIB
Foto udara pembangjnana sirkuit motogp Mandalika, di lokasi ini masih ada sejumkah warga yang bertahan karena sengketa lahan mereka belum tuntas. Belakang warga mengaku mengalami perampokan dan pencurian di areal sirkuit ini. FITRI RFoto udara pembangjnana sirkuit motogp Mandalika, di lokasi ini masih ada sejumkah warga yang bertahan karena sengketa lahan mereka belum tuntas. Belakang warga mengaku mengalami perampokan dan pencurian di areal sirkuit ini.
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Dorna Sport sebagai penyelenggara MotoGP, akan datang ke Lombok, NTB, pada akhir Maret 2021 untuk mengecek kesiapan Sirkuit Mandalika.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo beserta jajaran Mandalika Grand Prix Association (MGPA), bahwa Dorna Sport akan datang pada 28 Maret 2021.

Kedatangan Dorna Sport tersebut untuk memastikan kesiapan akhir Sirkuit Internasional Mandalika, yang akan dijadikan salah satu tuan rumah penyelenggaraan MotoGP.

Baca juga: Mobil dan Motor Kustom Bisa Jadi Sumber Pendapatan Pajak Baru Negara?

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bambang Soesatyo (@bambang.soesatyo)

 

Untuk itu Bamsoet panggilannya, berharap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memanfaatkan event ini untuk mempromosikan Wonderful Indonesia di mata dunia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan menyelenggarakan MotoGP, Indonesia akan mendapatkan tiga keuntungan utama, yakni dari sisi country branding, tourism effect, dan multiplier effect economy," ujar Bamsoet lewat akun Instagram pribadi, Selasa (2/3/21).

Turut hadir antara lain CEO MGPA Ricky Baheramsjah dan Chief Strategic Communication Officer MGPA Happy Harinto dan Wakil Ketua Umum Internasional dan Event Judiarto.

"Karenanya IMI senantiasa aktif memberikan dukungan. Dimulai dari pra penyelenggaraan dengan terlibat dalam proses homologasi Sirkuit Mandalika, serta selama penyelenggaraan MotoGP melalui penyediaan medical center serta marshal track," katanya.

Baca juga: Puji Gelaran Kustomfest, Royal Enfield Akui Kehebatan Builder Lokal

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dari sisi country branding, Indonesia bisa memanfaatkan TV eksposure dari 207 negara dengan 31.525 jam siaran, yang dilihat oleh 1,4 miliar penduduk dunia.

Selain itu juga dapat memanfaatkan paparan media melalui 9.454 perwakilan media internasional dan tiga ribu lebih media cetak dari berbagai negara.

Adapun dari sisi digital media, kata Bamsoet, promosi terhadap Indonesia bisa tersebar melalui 25 ribu akun sosial media dan dua ribu lebih website.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X