PPnBM 0 Persen, Lebih Baik Kredit Mobil Baru atau Beli Seken Tunai?

Kompas.com - 02/03/2021, 15:31 WIB
Kredit kendaraan jadi alternatif pembayaran yang mendominasi transaksi jual beli saat ini. Zulkifli BJKredit kendaraan jadi alternatif pembayaran yang mendominasi transaksi jual beli saat ini.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi setahun belakangan ini telah mempengaruhi ekonomi masyarakat. Bagi Anda yang terdampak, tentu harus bijak dalam mengelola keuangan.

Namun jika membeli mobil merupakan hal yang Anda cita-citakan sejak lama, saat ini jadi waktu yang tepat karena pemerintah tengah memberikan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru.

Tapi bagi Anda yang punya dana terbatas, sebetulnya tak perlu mobil baru. Sebab di pasar mobil bekas, Anda bisa menemukan mobil dengan harga yang lebih terjangkau dan bisa menyesuaikan dengan dana yang disiapkan.

Baca juga: Mengenal Honda Giorno, Lebih Bulat dari Scoopy

Ilustrasi membeli mobilistimewa Ilustrasi membeli mobil

Meski begitu Direktur dan Senior Partner OneShildt Financial Planning Budi Raharjo, mengatakan, membeli mobil baru saat ini lebih banyak untungnya ketimbang beli mobil bekas.

“Untuk pembelian secara kredit, bunga mobil baru lebih rendah daripada mobil bekas. Belum lagi kita bisa dapat diskon yang cukup besar, dan beragam penawaran menarik lainnya,” ujar Budi, kepada Kompas.com (1/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Selain itu konsumen juga dibebaskan dari biaya perawatan berkala, karena biasanya masih gratis, atau dapat paket servis yang termasuk dalam pembelian,” katanya.

Baca juga: Harga Wuling Confero Jadi Lebih Murah Rp 30 Jutaan

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Walau demikian, membeli mobil bekas juga tak ada salahnya. Apalagi saat ini harga mobil bekas di pasaran cenderung turun karena ada relaksasi pajak mobil baru.

Selain itu, Budi juga mengatakan membeli mobil secara tunai sah saja dilakukan, dengan mempertimbangkan kesehatan finansial.

Tapi konsumen harus menyiapkan dana tambahan untuk perbaikan, serta biaya surat-surat, seperti untuk balik nama atau pajak kendaraan.

Baca juga: Dapat Insentif Pajak dan Diskon, Harga Toyota Avanza Jadi Jauh Lebih Murah

Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88Mobil88 Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88

“Kalau beli mobil bekas secara kredit saya kurang rekomendasi, apalagi dengan tenor lebih dari 3 tahun," ucap Budi.

"Karena memiliki mobil kita harus menyiapkan dana untuk operasional, perawatan, dan lainnya. Kalau masih harus ditambah mencicil, dari sisi finansial lebih berat,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.