Aksesori Motor yang Wajib Dihindari Biker Saat Musim Hujan

Kompas.com - 25/02/2021, 17:01 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan motorcyclenews.comIlustrasi berkendara saat hujan

JAKARTA, KOMPAS.com - Curah hujan yang tak menentu kerap melanda kawasan Jabodetabek dan sekitarnya. Bagi Anda pengguna kendaraan roda dua, sebaiknya persiapkan diri agar terhindar dari kemungkinan celaka atau kerepotan saat hujan turun.

Tidak hanya perlengkapan khusus anti-air, tetapi juga perhatikan soal pemasangan aksesori atau komponen aftermarket.

Baca juga: Mengulik Perbedaan Brio RS Standar dan Brio RS Urbanite Edition

Henrik, pemilik toko aksesori motor di Jalan RS Soekanto, Jakarta Timur mengatakan, ada beberapa aksesori yang disarankan untuk tidak dipasang. Biasanya, hal tersebut terkait fungsi yang tidak maksimal saat hujan.

“Tapi jika sudah terlanjur di pasang lebih baik di-‘standarin’ lagi saja agar lebih aman,” ujar Henrik saat dihubungi Kompas.com.

Lantas, apa saja aksesori yang sebaiknya dihindari saat musim hujan?

Motor modifikasi ban cacing masih dipakai untuk mudikOtomania Motor modifikasi ban cacing masih dipakai untuk mudik

1. Ban ceking atau tipis. Model tersebut membuat daya cengkeram tidak maksimal. Alur ban yang sudah tipis juga mengundang maslaah karena licin. Sebaiknya segera ganti ban standar, atau beli ban dengan kembangan yang masih tebal.

2. Sepatbor belakang variasi. Menurut Henrik aksesoris tersebut membahayakan untuk pengendara di belakang.

“Sepatbor aksesori yang hanya mengutamakan penampilan biasanya tidak mempertimbangkan cipratan air dari ban, sehingga mengenai pengendara di belakang. Efeknya menganggu pandangan dan konsentrasi mereka,” kata Henrik.

Baca juga: Brio RS Jadi City Car Terlaris di Awal 2021, Kwid Mulai Tumbuh

3. Pijakan kaki dan handel setang dari logam. Pemasangan aksesori ini hanya membuat gaya gesek menjadi sangat kecil. Kaki akan mudah terpeleset saat kena air hujan, atau tangan tidak bisa mencengkeram handel gas dengan maksimal.

modifikasi lampu motorKompas.com/Fathan Radityasani modifikasi lampu motor

4. Boks CVT (untuk skutik) modifikasi. Banyak yang menawarkan pemasangan aksesori aneh seperti selang pernafasan atau melubangi boks agar lebih dingin dan sebagainya. Namun area ini seharusnya menjadi area yang kering. CVT akan mudah selip saat tergenang.

5. Lampu warna putih. Pengguna lampu ini memang terang saat kering. Tetapi saat hujan lebat, lampu paling terang dan gampang dilihat justru warna kuning atau kekuningan (standar).

6. Suspensi kaku (direndahkan). Saat ada genangan, kita tidak pernah tau apakah ada lubang atau tidak. “Suspensi yang tidak standar berpotensi merusak bodi saat menghajar lubang yang terlihat karena genangan,” ucap Henrik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X