Dua Komponen Utama yang Wajib Diperiksa pada Mobil Korban Banjir

Kompas.com - 22/02/2021, 09:42 WIB
Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016). KOMPAS.com/Nibras Nada NailufarMobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang menggenangi Jakarta sejak Sabtu (20/2/2021) membuat sejumlah mobil mengalami kerusakan. Saat terendam banjir, bagian pada mobil yang paling rentan rusak adalah mesin dan transmisi.

Pemilik bengkel AP Speed di Cipinang Jakarta Timur Imam Choiri mengatakan, kerusakan awal terjadi karena oli mesin tercampur dengan air, sehingga kemampuan oli untuk melumasi komponen mesin hilang.

Baca juga: Seberapa Aman Mobil Listrik Bisa Melintasi Banjir?

“Periksa warna oli, kalau tercampur air warnanya berubah menjadi coklat susu atau keputihan, itu tanda oli tercampur air,” ujar Apre, sapaan akrabnya, kepada Kompas.com belum lama ini.

Cek bagian transmisi mobil, terutama yang terendam banjir, biasanya oli tercampur air.Kompas.com/Dio Cek bagian transmisi mobil, terutama yang terendam banjir, biasanya oli tercampur air.

Selain mesin, air pasti juga masuk ke transmisi tepatnya bagian girboks. Sama seperti oli mesin, oli transmisi juga harus dikuras karena sudah tercampur dengan air.

“Baik untuk transmisi matik atau manual, kalau kebanjiran cek bagian girboks. Untuk transmisi manual ganti juga oli gardan. Sebab fungsi oli transmisi sama pentingnya dengan oli mesin, sebagai penyalur tenaga ke roda,” kata pria yang akrab disapa Apre.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Berapa Besar Penurunan Harga Mobil Bekas saat Bebas PPnBM Berlaku?

Ia juga mengingatkan untuk memastikan elektrikal mobil berfungsi dengan normal. Jika ada masalah biasanya dapat dideteksi lewat lampu peringatan yang muncul di layar depan.

“Semua komponen elektronik rentan terhadap air, periksa fungsi semua komponen elektronik seeprti lampu, audio, AC, wiper dan lainnya. Begitu juga sistem power steering yang menganut ESP (Electronic Power Streering), biasanya sering bermasalah karena banjir,” ucapnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X