Kompas.com - 16/02/2021, 16:50 WIB
Ilustrasi cek tekanan udara pada ban mobil MICHELIN INDONESIAIlustrasi cek tekanan udara pada ban mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengecek tekanan udara pada ban mobil, hal lain yang tak kalah penting diperhatikan adalah memeriksa secara berkala kedalaman tapak atau kembang pada ban.

Kondisi ini penting diperhatikan guna mengetahui waktu tepat menggantinya. Berdasarkan survei Michelin Indonesia, 75 persen pengendara mengganti ban apabila telah melihat adanya keausan atau kerusakan.

Sementara itu, dari hasil survei juga didapat menyatakan bila rata-rata pemilik kendaraan melakukan pergantian ban setiap 2-4 tahun sekali.

Baca juga: Jangan Abai, Ini Waktu Tepat Cek Tekanan Udara Ban Mobil

Menurut Customer Engineering Support Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi, umur pakai dan jarak tempuh ban tergantung dari kombinasi beberapa faktor.

Ilustrasi pemeriksaan ban mobil.Shutterstock Ilustrasi pemeriksaan ban mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulai dari desain, kebiasaan berkendara, cuaca, kondisi jalan, dan perawatannya. Karena itu, pengendara disarankan melakukan pengecekan kedalaman atau kembang ban secara berkala.

"Tidak banyak pengendara yang tahu bahwa batas kedalaman tapak ban yang aman adalah 1.6 milimeter. Jika kurang dari ini maka sudah waktunya mengganti ban," ujar Fachrul Rozi dalam keterangan resminya, Senin (15/2/2021).

Lebih lanjut Rozi menjelaskan, untuk para pengguna ban Michelin sendiri, disarankan setelah penggunaan selama lima tahun, wajib diperiksa secara menyeluruh.

Baca juga: Apakah Ban Mobil Bisa Berkarat?

Tim Michelin Indonesia memeriksa tekanan angin dan kedalaman kembangan ban untuk menentukan umur layak pakai ban.MICHELIN INDONESIA Tim Michelin Indonesia memeriksa tekanan angin dan kedalaman kembangan ban untuk menentukan umur layak pakai ban.

Durasi pengecekan minimal dilakukan setiap satu tahun sekali, dan ditangani langsung oleh teknisi yang berpengalaman.

"Ketika melewati masa 10 tahun setelah tanggal produksi, baiknya ban diganti meskipun bagian luar ban tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kerusakan. Kondisi ini juga berlaku untuk ban cadangan," kata Rozi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X