[POPULER OTOMOTIF] Ingat, Masa Berlaku SIM Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir, Kejadian Pelek Pecah di Tol Cikampek Usai Terobos Lubang Viral

Kompas.com - 10/02/2021, 06:02 WIB
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM) Kompas.com/Oik YusufIlustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kini, masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) bukan lagi berdasarkan tanggal lahir pemilik melainkan waktu saat dicetak atau diterbitkan.

Hal ini sesuai dengan surat telegram Korlantas Nomor ST/2664/X/Yan.1.1/2019 yang sudah berlaku sejak tahun lalu. Namun, masa berlaku SIM tetap lima tahun.

Kemudian, kasus 20 kendaraan yang mengalami pecah ban hingga pelek retak di Jalan Tol Cikampek usai menghajar lubang viral di media sosial. Diduga, tekanan udara yang kurang jadi kambing hitamnya.

Namun belum ada pernyataan resmi baik dari pengemudi atau pemilik kendaraan terkait serta pengelola jalan tol.

On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk. Zulpata Zainal menyarankan, untuk terhindar dari kejadian serupa harap selalu perhatikan tekanan ban.

Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Selasa, 9 Februari 2021.

1. Jangan Sampai Lewat, Masa Berlaku SIM Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Smart SIM KOMPAS.com/Gilang Smart SIM

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali mengingatkan bahwa masa berlaku SIM bukan lagi berdasarkan tanggal lahir, melainkan waktu percetakan atau penerbitannya.

Sesuai dengan ketentuan, masa berlaku SIM ialah lima tahun sejak diterbitkan, bukan berdasarkan tanggal lahir lagi," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Kendati demikian, masa aktif SIM tetap lima tahun sebagaimana aturan di Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 Tahun 2012 terkait masa berlaku SIM.

Adapun aturan atau ketentuan pada Perkap tersebut mulai diberlakukan sejak Oktober 2019. Maka, aturan perpanjangan SIM yang saat ini berlaku pada tanggal pencetakannya.

Baca juga: Jangan Sampai Lewat, Masa Berlaku SIM Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir Lagi

2. Jalan Tol Cipali Ambles di Km 122, Arah Jakarta Ditutup, Berlaku Contraflow

Jalan Tol Cipali mengalami amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan (9/2/2021).DOK. ASTRA TOl CIPALI Jalan Tol Cipali mengalami amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan (9/2/2021).

Jalan Tol Cipali mengalami ambles dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan di Km 122+400 arah Jakarta.

Kondisi curah hujan yang tinggi dan terus-menerus di wilayah Jawa Barat disinyalir jadi penyebab kerusakan ini.

Astra Tol Cipali selaku pengelola jalan Tol Cipali akhirnya memberlakukan penutupan ruas jalan yang mengarah ke Jakarta dan memberlakukan contraflow mulai dari Km 117 hingga Km 126.

Koordinasi dengan kepolisian pun telah dilakukan dengan melakukan contraflow sejak 9 Februari 2021 pukul 01.00 WIB.

Baca juga: Jalan Tol Cipali Ambles di Km 122, Arah Jakarta Ditutup, Berlaku Contraflow

3. Tidak Perlu Antre, Begini Cara Daftar SIM Secara Online

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meluncurkan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) online pada Minggu (27/9/2015) di area car free day (CFD), Jalan Sudirman-Thamrin. Kompas.com/Unoviana Kartika Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meluncurkan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) online pada Minggu (27/9/2015) di area car free day (CFD), Jalan Sudirman-Thamrin.

Guna memudahkan pemilik kendaraan bermotor di tengah pandemi virus corona alias Covid-19, kini pengurusan SIM bisa secara jarak jauh atau online.

Dengan adanya kemajuan teknologi, pendaftaran SIM ini tidak harus datang ke kantor Satpas SIM tetapi bisa dilakukan dari rumah.

Carana, sebagaimana dilansir dari Korlantas.Polri.go.id, pendaftaran SIM secara online bisa dilakukan dengan membuka sites resmi http://sim.korlantas.polri.go.id/devregistrasi/.

Baca juga: Tidak Perlu Antre, Begini Cara Daftar SIM Secara Online

4. Pemain Baru Bus AKAP Jakarta-Malang, Pakai Kursi Leg Rest Lipat

Bus AKAP PO 27 Trans JavaINSTAGRAM/27TRANS Bus AKAP PO 27 Trans Java

Bus Antar Kota Antar Provinsi ( AKAP) dengan trayek Jakarta - Malang, kini bertambah satu pilihan, yaitu PO 27 Trans Java. PO ini sebelumnya merupakan PO Pariwisata yang kini merambah ke bus AKAP.

Untuk saat ini, PO 27 Trans Java menawarkan dua kelas layanan, President Class Malang – Poris PP dan Executive Class Malang – Cileungsi PP. Saat ini yang sudah beroperasi baru President Class.

Kendaraan operasional yang digunakan memakai bodi Jetbus 3+ SHD buatan karoseri Adiputro. Soal layanan, President Class bisa dibilang setara dengan kelas Super Executive yang memakai susunan kursi dua di kanan dan satu di kiri (2-1) dengan total 19 seat.

Baca juga: Pemain Baru Bus AKAP Jakarta-Malang, Pakai Kursi Leg Rest Lipat

5. Kasus Puluhan Mobil Hajar Lubang di Tol, Kenapa Pelek Bisa Pecah?

Pelek rusakotomotif.kompas.com Pelek rusak

Belum lama ini sebuah video memperlihatkan puluhan mobil mengalami pecah ban bahkan pelek retak di Jalan Tol Cikampek KM 39 arah Jakarta.

Dalam video tersebut, dikatakan kalau ada hingga 20 kendaraan yang berhenti karena mengalami pecah ban. Hal ini dikarenakan adanya lubang di lajur tol tersebut, ketika mobil menghantam lubang, ban jadi pecah.

On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk. Zulpata Zainal mengatakan, faktor yang paling utama menjadi penyebab ban pecah dan pelek retak saat melewati jalan berlubang, adalah tekanan udara yang kurang dari yang disarankan oleh pabrikan mobil.

Baca juga: Kasus Puluhan Mobil Hajar Lubang di Tol, Kenapa Pelek Bisa Pecah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.