Banyak yang Abai, Seberapa Bahaya Mengemudi Sambil Main Ponsel

Kompas.com - 25/01/2021, 08:22 WIB
Akibat main ponsel di jalan raya instagram.com/dashcamindonesiaAkibat main ponsel di jalan raya

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini masih banyak pengendara mobil yang mengabaikan masalah keselamatan. Salah satunya mengemudi sambil bermain handphone (hp) alias ponsel.

Contoh kasus seperti Toyota Avanza yang menabrak mobil dari arah berlawanan di Tanjakan Gajah Mungkur, Semarang. Diketahui pengendara mengemudi mobil sambil mengetik pesan dari ponselnya dan menabrak mobil SUV yang berada di depannya.

Baca juga: Mobil Listrik di Indonesia: Kemarin, Kini dan Esok

Berkaca dari kejadian tersebut, beberapa pakar keselamatan berkendara sebelumnya sudah cukup sering memberikan imbauan agar tak melakukan aktivitas lain ketika mengemudi. Kondisi tersebut dapat menurunkan konsentrasi pengendara karena hilangnya fokus.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, berdasarkan hasil penelitian institusi keselamatan berkendara di Inggris, ada tiga tipe penggunaan ponsel, yaitu texting dan membaca, bicara di telepon tanpa wireless, dan bicara dengan wireless.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

“Dari ketiga perlakuan tadi, memberikan kualitas konsentrasi yang buruk sekali saat mengemudi. Mengganggu konsentrasi kita dan berpengaruh pada kemampuan presepsi dan motorik,” ujar Jusri saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dari penelitian tersebut, berbicara sambil mengemudi tanpa wireless akan menambah risiko gangguan di atas 65 persen, sedangkan dengan menggunakan wireless 47 persen, sementara untuk texting sendiri 40 persen.

Baca juga: Lebih Rawan Kecelakaan, Ini Tips Khusus Berkendara Malam Hari

Sehingga, saat bermain ponsel, peluang kita hilang kendali atau kesalahan jadi makin besar. Padahal, kesalahan dalam mengemudi tidak bisa ditolerir karena menyangkut nyawa sendiri dan orang lain,” kata Jusri.

Larangan soal tak boleh memainkan ponsel selama berkendara juga sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Pada pasal 106 ayat 1 disebutkan pengemudi wajib mengendarai kendaraan dengan penuh konsentrasi. Salah satu faktornya, selain minuman keras, yaitu penggunaan ponsel, karena berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X