Suzuki Belum Punya Manajer Tim MotoGP Baru Setelah Brivio Mundur

Kompas.com - 25/01/2021, 07:42 WIB
Shinichi Sahara Foto: Suzuki-MotoGP.comShinichi Sahara

JEREZ, KOMPAS.com - Kepindahan Davide Brivio ke Formula 1 meninggalkan kekosongan di Suzuki Ecstar. Tapi sampai kini tim belum menunjuk manager baru menggantikan Brivio.

Kepala Proyek Suzuki MotoGP Shinichi Sahara mengatakan, posisi Brivio cukup vital, karena itu tidak boleh diisi dengan manajer eksternal tapi harus dari internal Suzuki.

"Kami juga memiliki karyawan yang kompeten yang membantu kami dalam manajemen. Saya memiliki kepercayaan penuh pada struktur tim yang kami miliki dan pada orang-orang yang membantu membangunnya," kata Shinichi mengutip Motorsport-Total.com, Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Joan Mir Menepis Sindiran Ayah Jorge Lorenzo Soal Karier Balapnya

Davide BrivioFoto: www.suzukiracing.com Davide Brivio

 

Sahara percaya Brivio memang punya peran penting untuk keberhasilan tim di musim 2020, tapi hal itu diraih berkat kerja keras semua orang.

"Saya pikir kami dapat menangani situasi dengan orang-orang di dalam Suzuki, dan itulah cara terbaik bagi kami," katanya.

"Kami tahu siapa kami, bagaimana kami bekerja, bagaimana kami berinteraksi satu sama lain dan apa yang kami butuhkan," jelas Sahara.

Pria Jepang tersebut mengatakan, bukan berarti tanpa Brivio maka susunan tim harus diubah. Sebab restrukturisasi merupakan hal yang biasa.

Baca juga: Joan Mir: Saya Itu Perfeksionis!

Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins (kiri) dan Joan Mir (kanan), meraih podium pada balapan MotoGP Aragon, 18 Oktober 2020. AFP/JOSE JORDAN Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins (kiri) dan Joan Mir (kanan), meraih podium pada balapan MotoGP Aragon, 18 Oktober 2020.

"Struktur tim selalu perlu diperbaiki untuk mendapatkan kinerja maksimal dari setiap anggota, bahkan tanpa kepergian Davide," katanya.

Sahara juga tidak khawatir tanpa Brivio maka dapat mempengaruhi perkembangan Alex Rins dan Joan Mir di musim 2021.

"Itu tidak akan mempengaruhi kemampuan pembalap kami untuk memperjuangkan kejuaraan," kata Sahara.

"Kami sudah menjadi juara dan kami memiliki dua pebalap muda, berbakat dan hebat. Mereka tahu bagaimana menghadapi kesulitan atau situasi sulit dan selalu mengendalikan tekanan," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X