Hyundai Indonesia Dipastikan Mulai Produksi Mobil Tahun Depan

Kompas.com - 31/12/2020, 15:06 WIB
Review Hyundai Kona Electric. SUV berpenggerak listrik dari Hyundai dengan banderol Rp 600 juta-an Kompas.com / SETYO ADIReview Hyundai Kona Electric. SUV berpenggerak listrik dari Hyundai dengan banderol Rp 600 juta-an
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) telah menyelesaikan pembangunan pabriknya di Cikarang, Jawa Barat.

Beberapa tahap persiapan lebih lanjut bakal dijalankan secara segera sehingga proses produksi perdana bisa dilaksanakan tahun depan, termasuk untuk mobil listrik.

"Sekarang Hyundai, pabrik mobilnya sudah jadi. 2021 sudah produksi," kata Bahlil dalam diskusi virtual, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Proyek Pabrik Baterai Mobil Listrik LG Chem Bergulir Tahun Depan

Pameran virtual HyundaiHMID Pameran virtual Hyundai

Bahlil menjelaskan proyek investasi pabrik mobil ini merupakan hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Busan, November 2019 lalu.

Ia menambahkan pabrik mobil Hyundai akan memproduksi dua jenis kendaraan yakni mobil berbahan bakar minyak (BBM) dan mobil listrik.

"Ada dua ya, akan tetapi 2021 sudah mobil listrik. Di 2021 bulan November itu sudah jalan, makanya mereka membangun sekarang adalah baterainya. Sebab 50-60 persen komponen mobil listrik itu baterai," ujar Bahlil.

"Jadi selain mobil untuk BBM biasa, ada juga mobil listriknya," tambah dia.

Baca juga: Kurang Puas, Hyundai Indonesia Mau Hadirkan Kejutan Tahun Depan

Ilustrasi pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatanenglish.visitkorea.or.kr Ilustrasi pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan

Pernyataan ini senada dengan apa yang diungkapkan oleh Managing Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, dimana target pembangunan pabrik dan produksi massal oleh Hyundai di Tanah Air tak mundur kendati pandemi Covid-19.

Hanya sanya, ia masih enggan mengungkapkan model mobil yang bakal diproduksi perdana pada pabrik barunya tersebut.

"Untuk mass production, kita masih tetap targetnya pada Desember 2021. Jadi beragam strategi masih on going meski keadaan di tahun ini bisa dikatakan cukup sulit imbas pandemi," ucapnya.

Selain investasi mobil listrik, Korea Selatan juga turut ikut serta dalam pengembangan baterai kendaraan listrik di Indonesia melalui LG Energy Solution Ltd, anak perusahaan konglomerasi LG Group.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X