Yamaha Akui Bakal Sulit Move On dari Valentino Rossi

Kompas.com - 30/12/2020, 14:21 WIB
Tim mekanik kepercayaan Valentino Rossi di MotoGP Monster EnergyTim mekanik kepercayaan Valentino Rossi di MotoGP

JAKARTA, KOMPAS.com - Perpindahan pebalap legenda MotoGP Valentino Rossi dari tim pabrikan Yamaha ke Petronas Yamaha SRT menyisakan kesedihan tersendiri bagi Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing.

Lin Jarvis mengaku takkan ada lagi pebalap yang sanggup seperti Rossi, berada dalam satu tim dalam kurun waktu yang lama.

Sebagai informasi, Valentino Rossi mulai bergabung dengan tim Yamaha sejak tahun 2004-2010 setelah kepindahannya dari tim Repsol Honda HRC pada tahun 2003.

Baca juga: Dipecat Yamaha, Jorge Lorenzo Mau Masuk Dunia Televisi

Selama berkiprah dengan tim Yamaha, Pebalap yang mendapat julukan The Doctor berhasil merebut juara dunia pada tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009.

Pada tahun 2011, Valentino Rossi memutuskan untuk pindah ke Ducati. Namun, saat dirinya di Ducati, pebalap asal Italia itu sedikit mengalami kemunduran dalam hal performa di lintasan yang memaksanya kembali ke Yamaha pada tahun 2013 sampai tahun 2020.

Lin Jarvis dan Valentino Rossi.
MOTORCYCLENEWS.COM Lin Jarvis dan Valentino Rossi.

Lin Jarvis mengatakan, MotoGP 2020 ibarat sebuah roller coaster untuk Yamaha dan Rossi, karena itu adalah musim terakhir mereka bersama. Dirinya akan selalu mengingat setiap kejadian di MotoGP bersama Valentino Rossi.

“MotoGP 2020 adalah musim ke-15 Valentino bersama tim pabrikan Yamaha. Saya memiliki kenangan yang sangat jelas tentang tahun-tahun itu. Ada pasang surut, seperti selayaknya kami berada di sebuah roller-coaster,” ucap Jarvis, dikutip dari Speedweek, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Marquez Masih Cedera, Dorna Enggan Berikan Honda Kompensasi

Menurut Lin Jarvis, setiap memori yang lalui bersama Rossi adalah kenangan yang sangat mengesankan. Ia pun mengaku tidak akan bisa melupakan Valentino Rossi begitu saja.

“Bersama Yamaha, Rossi berhasil mengumpulkan prestasi yang sangat mengesankan. Dia mampu merebut empat gelar gelar Kejuaraan Dunia MotoGP, tampil di 255 balapan Grand Prix, meraih 56 kemenangan, dan naik di 142 podium. Sungguh menakjubkan betapa banyak prestasi yang dia raih selama bersama kami,” tambahnya.

Sayangnya momen terakhir Valentino Rossi dengan tim pabrikan Yamaha ditutup dengan pencapaian yang kurang menyenangkan. Rossi justru mendapatkan catatan terburuknya selama tampil di kelas MotoGP di musim 2020 ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X