Pamor Valentino Rossi Sudah Memudar, Sudah Saatnya Pensiun?

Kompas.com - 24/12/2020, 15:21 WIB
Valentino Rossi saat merayakan podium MotoGP Perancis 2018 di Sirkuit Le Mans, 20 Mei 2018. Kala itu, Rossi memulai balapan dari urutan kesembilan. AFP/JEAN-FRANCOIS MONIERValentino Rossi saat merayakan podium MotoGP Perancis 2018 di Sirkuit Le Mans, 20 Mei 2018. Kala itu, Rossi memulai balapan dari urutan kesembilan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak dapat dipungkiri bahwa pebalap veteran Valentino Rossi masih menjadi daya tarik utama pada ajang MotoGP. Meski kini prestasinya tidak segemilang dulu, penggemar The Doctor tetap terlihat mendominasi.

Padahal sejak 2019, Valentino Rossi tidak pernah menjadi juara lagi. Bahkan pebalap berusia 41 tahun ini juga tidak pernah memenangi balapan dalam tiga musim terakhir.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa pebalap asal Italia itu memiliki peran besar atas pamor ajang MotoGP. Beberapa pihak berpendapat bahwa MotoGP akan kehilangan sebagian besar basis penggemar ketika Rossi pensiun. Namun, tidak semua orang setuju.

Baca juga: Legenda MotoGP Bilang Marc Marquez akan Berat Hadapi Musim 2021

Kepala Tim LCR Honda Lucio Cecchinello, menilai MotoGP masih bisa bertahan setelah Rossi menutup kariernya.

Pebalap MotoGP menurunkan kaki saat akan masuk tikungan. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)JOE KLAMAR Pebalap MotoGP menurunkan kaki saat akan masuk tikungan. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)

“Pensiunnya Valentino Rossi mungkin akan membuat beberapa jenis penonton seperti orang tua dan ibu rumah tangga pergi. Tapi, penggemar inti dari MotoGP tidak akan pergi. Rossi sedang berada dalam fase memudar dan publik akan terbiasa dengan wajah-wajah pebalap baru,” ucap Cecchinello dikutip dari GPOne, Kamis (24/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bo Bendsneyder Jadi Pebalap Pertamina Mandalika SAG Team

Lucio Cecchinello menambahkan, keluarnya Rossi akan membuat pembalap-pembalap MotoGP saat ini mendapatkan penggemar baru. Seperti halnya yang terjadi pada ajang Formula 1 setelah meninggalnya pembalap karismatik, Ayrton Senna akibat kecelakaan tragis.

"Ketika Senna meninggal banyak orang yang berkata Formula 1 akan kehilangan penggemar. Akan tetapi, media berhasil membuat figur baru, Michael Schumacher dan Lewis Hamilton, misalnya," katanya.

Di musim depan Valentino Rossi akan bahu membahu bersama muridnya Franco Morbidelli untuk memperkuat tim satelit Petronas Yamaha SRT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.