Proving Ground Uji Kendaraan, Bikin Hemat Industri Otomotif

Kompas.com - 11/12/2020, 10:02 WIB
Tes tabrak mobil lama dan baru NHTSA CARSCOOPS.comTes tabrak mobil lama dan baru NHTSA
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut baik proyek Proving Ground uji laik kendaraan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, dengan Indonesia memiliki fasilitas uji kelaikan kendaraan yang meliputi ragam pengujian termasuk tes tabrak, otomatis akan menghemat pengeluaran pengujian yang selama ini dilakukan di negara lain.

"Sebagian besar mobil yang kita ingin jual di Indonesia, tesnya harus dikirim ke luar negeri, baik itu Jerman, Thailand, Jepang, atau Belanda. Nah, untuk melakukan pengetesan itu sangat mahal," kata Nangoi dalam sesi webinar JakartaPost, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Pelabuhan Patimban, Modal Baru Industri Otomotif Tanah Air

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Nangoi mencontohkan, untuk pengetesan mesin truk yang punya kapasitas mesin besar dan akan dipasarkan di Indonesia, sebelumnya harus melakukan pengetesan di Jerman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mesin tersebut diekspor, dan Gaikindo bersama rekan dari Kemenhub harus berangkat ke Jerman untuk menyaksikan tes tersebut guna mengetahui apakah sudah laik atau tidak untuk dipasarkan di Indonesia.

"Ongkos tersebut sangat besar, jumlahnya miliaran. Jadi saya buka saja, setiap tahun kita harus melahirkan 400 model mobil di Indonesia, dan itu harus melewati tes di luar. Bisa dibayangkan sendiri biayanya seperti apa," ucap Nangoi.

Laboratorium Uji Emisi Heavy Duty diresmikan KemenhubKemenhub Laboratorium Uji Emisi Heavy Duty diresmikan Kemenhub

"Karena itu, adanya Proving Ground ini akan sangat-sangat membantu apalagi dilengkapi dengan laboratorium seperti kebisingan suara, uji tabrak, emisi gas buang, pengereman, dan lainnya. Akan sangat menghemat sekali," kata dia.

Lebih lanjut Nangoi mengatakan, adanya fasilitas pengujian bertaraf internasional akan membuat daya saing dari mobil-mobil buatan Indonesia makin memiliki kualitas.

Baca juga: Proving Ground Uji Tabrakan Kendaraan di Bekasi Terlengkap di ASEAN

Dengan demikian, harapannya akan makin dipercaya oleh negara tujuan ekspor serta membuka peluang untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara lainnya lagi.

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

"Sebagi pelaku industri, saat Proving Ground ini beroperasi di 2024, maka mobil yang dibuat di Indonesia setelah dinyatakan lulus uji di Proving Ground kita, maka mobil tersebut layak dijual dan diterima di negara manapun tanpa harus melakuan tes lagi, itu harapannya," ujar Nangoi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.