Kenali Ini Penyebab Mobil Terbakar Tiba-tiba

Kompas.com - 27/11/2020, 08:08 WIB
Sebuah mobil Grand Livina bernomor B 1693 CGY terbakar di dalam Tol JORR Pondok Indah - Pasar Rebo tepatnya di dekat Hotel Aston Pasar Rebo, Pasar Minggu pada Selasa (3/11/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta SelatanSebuah mobil Grand Livina bernomor B 1693 CGY terbakar di dalam Tol JORR Pondok Indah - Pasar Rebo tepatnya di dekat Hotel Aston Pasar Rebo, Pasar Minggu pada Selasa (3/11/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.
Penulis Ari Purnomo
|

Baca juga: Kenali 3 Faktor Penyebab Mobil Terbakar Saat Dikemudikan

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini banyak peristiwa mobil tiba-tiba terbakar saat sedang dikemudikan di jalan. Penyebannya banyak, mulai internal seperti kondisi mobil hingga eksternal karena kabel banyak yang terputus karena digigit hewan seperti tikus dan sejenisnya.

Menurut Chief Mechanic Maxxwire Leon mobil yang sering diam atau parkir di tempat yang sembarangan, besar kemungkinan kabelnya digigit tikus. Jika sudah seperti itu, maka potensi terjadinya kebakaran cukup tinggi, apalagi perangkat kelistrikan.

"Masalah kabel digigit tikus menjadi perhatian khusus karena kasus seperti ini cukup banyak terjadi," ucap Leon di Jakarta.

Baca juga: Barang yang Bisa Sebabkan Mobil Terbakar, Salah Satunya Kain Lap

Leon menjelaskan, kabel standar pabrikan memiliki daya tahan yang cukup lama, yaitu sekitar 20 tahun. Tetapi, jika sering parkir di tempat yang banyak tikus, bisa saja kabel tersebut menjadi cepat rusak, dan bisa menyebabkan kebakaran.

Produk after market

Produk Maxxwireist Produk Maxxwire

Maxxwire resmi mengenalkan produk baru untuk mengoptimalkan kelistrikan mobil dan sepeda motor. Bentuknya rangkaian kabel, yang dipasang pada ECU dan sistem pengapian.

Piranti ini juga dapat menghasilkan sistem pembakaran yang lebih baik, sehingga diklaim emisi gas buang yang dihasilkan jadi lebih rendah.

 

"Maxxwire merupakan komponen yang bisa memaksimalkan kelistrikan kendaraan. Tenaga dan torsi juga naik, karena alat ini bisa mengoptimalkan putaran mesin sejak putaran mesin bawah," kata Direktur PT Maju Gemilang Persada Giman.

Menurut Giman, produk untuk motor dijual mulai Rp juta hingga Rp 1,5 juta. Sementara buat mobil bermesin bensin dibanderol Rp 2 juta dan mobil diesel Rp 2,25 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X