Motor Matik Mogok Tidak Boleh Didorong, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 24/11/2020, 16:42 WIB
Dorong motor matik at0zz.wordpress.comDorong motor matik

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendorong sepeda motor merupakan suatu cara yang kerap dilakukan pengguna motor kala mogok di jalan, entah masalah teknis atau kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

Beragam metode dorong yang bisa dilakukan mulai dari menuntun motor, ditarik menggunakan tambang, sampai pakai kaki dari motor lainnya atau biasa dikenal stut.

Namun ada mitos yang beredar bahwa mendorong sepeda motor matik saat sedang mogok bisa merusak gardan dan sistem penggeraknya (CVT). Benarkah demikian?

Baca juga: Pelajar Bawa Motor ke Sekolah Tanpa SIM, Ini Sanksinya

Puluhan bocah jadi mekanik dadakan di Mamuju sullawesi barat. Mereka menawarkan jasa ke pengendara motor yang mogok di tengah banjirKOMPAS.Com Puluhan bocah jadi mekanik dadakan di Mamuju sullawesi barat. Mereka menawarkan jasa ke pengendara motor yang mogok di tengah banjir

Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, hal tersebut adalah mitos. Kondisi mesin yang sudah mati membuat sistem penggerak tidak lagi terkoneksi dengan mesin, artinya mesin aman untuk di dorong.

“Kondisi motor yang mogok (mesin mati) tidak jadi masalah bila didorong, sah-sah saja. Saat mesin sudah mati otomatis koneksi dengan roda sudah tidak ada lagi,” ujar Endro saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, komponen yang berkerja saat motor matik tidak aktif hanya transmisi sampai as roda belakang, tidak berpengaruh ke mesin atau CVT-nya.

Baca juga: Tips Mengemudi Mobil di Jalan Menurun, Jangan Pakai Gigi Tinggi

Begitu pula dengan gardan belakang, tidak ada masalah serius saat didorong dalam kondisi mesin mati. Berbeda cerita jika transmisi dan gardan belum dilumasi oli.

“Transmisi dan gardan termasuk as roda sudah ada pelumas tidak usah khawatir rusak saat didorong ketika mesin mogok. Bukan berarti mentang-mentang matik tidak boleh didorong, ini beda dengan mobil matik yang memang tidak boleh sembarang di derek atau dorong,” kata Endro.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.