Rekondisi Kaki-kaki Mobil Bekas, Simak Rincian Biayanya

Kompas.com - 19/10/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi sokbreker mobil www.kwikkarrichardson.comIlustrasi sokbreker mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat mengincar mobil bekas, pastikan kendaraan dalam keadaan baik agar nyaman dipakai di jalan.

Salah satu komponen yang menunjang kenyamanan berkendara adalah kaki-kaki mobil yang sehat. Sebab, bagian ini berfungsi untuk meredam segala guncangan yang diterima mobil saat diperjalanan.

Kaki-kaki mobil yang rusak akan berimbas pada komponen lainnya jika tidak segera diperbaiki. Misal shockbreaker yang mati, kalau tidak diganti akan berpengaruh pada usia bearing, bushing arm, hingga ban.

Baca juga: Pil Pahit Quartararo di GP Aragon, dari Pole Position Finish Posisi 18

Ketika kondisi ini sudah terjadi konsumen harus membayar lebih mahal, karena menunda jadwal penggantian salah satu komponen. Sejumlah spare part pun harus diganti sekaligus karena usia pemakaian yang lebih cepat.

Apre dari bengkel AP Speed di Cipinang Jakarta Timur menyarankan, sebaiknya konsumen mengganti shockbreaker mobil bekas yang baru dibeli. Terutama jika usia mobil yang diincar sudah lebih dari lima tahun.

Sistem suspensi Suzuki Carry lama meletakkan per daun di bawa as rodaKompasOtomotif - AFH Sistem suspensi Suzuki Carry lama meletakkan per daun di bawa as roda

“Tanda-tanda paling awal muncul bunyi-bunyi saat lewat polisi tidur, atau suara jedug seperti mentok, itu merupakan tanda shockbreaker mobil,” ujar Apre saat dihubungi Kompas.com.

“Akan terasa penurunan perfoma saat kecepatan tinggi, seperti limbung dan mantul-mantul, jadi lebih baik diganti. Biasanya karena sering membawa beban berat dan melewati jalan rusak,” lanjut Apre.

Baca juga: Alex Rins Juara Baru GP Aragon

Keausan ban yang tidak merata juga bisa jadi pertanda kerusakan shockbreaker. Misalnya hanya tapak ban bagian luar yang habis, sementara tapak ban bagian dalam masih tersisa.

“Kalau setelah diganti masih ada masalah, artinya sudah merambat ke komponen lain. Bisa jadi bearing dan bushing arm minta diganti juga. Sekalian cek juga tie rod dan long tie rod,” kata Apre.

Menyoal harga Apre mengatakan, penggantian satu set shockbreaker untuk MPV berkisar Rp 2 jutaan sampai Rp 3 jutaan. Sedangkan untuk SUV biasanya lebih mahal, sekitar Rp 3 jutaan sampai Rp 4 jutaan. Sementara untuk harga bearing dan bushing arm berkisar Rp 500.000-an sampai Rp 1 jutaan.

“Sama ongkos pasangnya siapkan saja dana sekitar Rp 5 juta sampai Rp 7 jutaan untuk merekondisi bagian kaki-kaki mobil bekas,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X