Simak, Ini Penyebab Mobil Terbakar Saat Mengisi BBM

Kompas.com - 07/10/2020, 08:12 WIB
Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020). Dok.Polres KediriMobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak jarang ada kasus mobil terbakar saat mengisi bahan bakar minyak ( BBM). Kejadian ini bisa saja dihindari jika para pemilik mobil mengetahui apa penyebabnya.

Salah satu yang bisa memicu terjadinya kebakaran menurut pihak SPBU adalah penggunaan ponsel. Maka itu, di tiap SPBU muncul larangan keras penggunaan alat komunikasi tersebut.

Baca juga: Mobil Terbakar di Garasi Rumah, Ini Langkah Penanganannya

Paimin, Kepala SPBU Pertamina MT Haryono, mengatakan, kerenggangan baterai ponsel menjadi salah satu pemicu terjadinya api. Sebab, baterai memiliki arus listrik, sedangkan SPBU dikelilingi oleh uap bensin.

Tangkapan layar mobil terbakar di sebuah SPBU di kota Palu, Sulawesi Tengah (13/9/2020).Instagram/viralterkini99 Tangkapan layar mobil terbakar di sebuah SPBU di kota Palu, Sulawesi Tengah (13/9/2020).

"Pada saat koneksi, penggunaan baterai ada setrum, kami khawatir kalau ada celah ada percikan. Seperti menyalakan saklar saja, dalam kondisi malam, waktu menyalakan saklar suka ada percikan kan. Penjelasan yang mudah dipahaminya seperti itu," kata Paimin, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Paimin menegaskan, menggunakan ponsel untuk tujuan apapun dilarang di SPBU. Tak hanya sekadar menelepon, tapi kegiatan lain seperti berselancar internet, membuka aplikasi, media sosial dan sebagainya juga dilarang.

Baca juga: Tetap Tenang, Ikuti Langkah Berikut Ini saat Mobil Terbakar

"Sifatnya tidak boleh, karena setiap kita menghidupkan dan membuka aplikasi, HP, medsos, begitu, itu pasti menggunakan jaringan dan dan baterai, dan HP juga ada listrik statis," ujar Paimin.

Sinyal dari ponsel juga diyakini menjadi pemicu penyebab kebakaran mobil yang sedang mengisi BBM di SPBU. Penjelasannya adalah ponsel berkerja memakai sinyal, sedangkan media pengantar sinyal adalah udara. Di udara banyak gas yang terkandung, salah satunya uap bensin karena bensin mudah menguap.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X