Kementerian ESDM Kejar Target Pembangunan Stasiun Penukaran Baterai

Kompas.com - 25/09/2020, 19:01 WIB
Ilustrasi SPBKLU KOMPAS.com/RulyIlustrasi SPBKLU
|

JAKARTA, KOMPAS,com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkenalkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum ( SPBKLU) kepada masyarakat, Senin (31/8/2020).

Langkah ini dilakukan dalam upaya mendukung program pemerintah atas percepatan program kendaraan bermotor berbasis listrik di Indonesia, sesuai Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.

"Untuk pertama kalinya kami memperkenalkan keberadaan percontohan SPBKLU di kantor Ditjen Ketenagalistrikan. Sebagai tahap awal, perangkat ini hanya digunakan untuk sepeda motor listrik," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana belum lama ini.

Baca juga: Aturan Modifikasi Motor Konvensional Jadi Motor Listrik Segera Terbit

Motor listrik custom flat track futuristis karya Universitas Budi Luhur dan Katros Garage.Katros Garage Motor listrik custom flat track futuristis karya Universitas Budi Luhur dan Katros Garage.

Rida menyampaikan, terobosan SPBKLU merupakan turunan dari amanat PP yang secara khusus tertulis di Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), lanjut Rida, dapat bekerjasama dengan badan usaha lainnya untuk membangun SPBKLU dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

“Hari ini kita tidak hanya memperkenalkan apa sih swap (penukaran baterai) ini. Tapi saya ingin kemukakan bahwa dengan kolaborasi dan kerja sama antarpihak yang terkait, baik kami di pemerintahan, PLN selaku operator penyedia listrik, serta pihak yang bergerak di bidang penyewaan baterainya, rasanya (pertumbuhan SPBKLU) bisa lebih cepat,” ujar Rida.

Baca juga: Terkenal Mahal, Berapa Harga Pasaran Mobil Hybrid Bekas?

Motor listrik GrabBikeGrab Motor listrik GrabBike

Adapun target untuk pembangunan SPBKLU sendiri, sebagaimana peta jalan Kementerian ESDM hingga 2030, mampu mencapai 22.500 unit dari 4.000-an unit di tahun ini.

"Kalau kita ihat dari roadmap tahun 2020-2030, kita inginkan ada peningkatan investasi sekitar Rp 309 miliar di 2020 menjadi 12 triliun pada sepuluh tahun setelahnya untuk membangun 7.000-an SPKLU," kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementrian ESDM Hendra Iswahyudi.

"Sentara untuk swap baterai yang bisa dilakukan di SPBKLU diperkirakan meningkat hingga 22.500 unit dari 4.000-an unit,” lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X