Waspada Padat, Ada Pemeliharan Jalan di Tol Jagorawi

Kompas.com - 19/09/2020, 08:22 WIB
Perbaikan jalan di Tol Jagorawi Jasa MargaPerbaikan jalan di Tol Jagorawi
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain bakal menutup sementara Gerbang Tol Tomang, rupanya Jasamarga Metropolitan Tollroad, juga akan melakukan pemeliharan serta rekonstruksi di Jalan Tol Jagorawi.

Proses pengerjaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan, keselamatan berkendara, juga upaya memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan Tol.

Pemeliharaan kali ini merupakan lanjutan dari sebelumnya yang telah tuntas sepanjang 4.637.97 meter sampai pertengahan September 2020.

Mengandeng PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai service provider, pengerjaan di ruas Jagorawi akan dilakukan sepanjang 498 meter. Sementara untuk waktunya, dimulai pada Jumat (18/9/2020) hingga Sabtu (26/9/2020).

Baca juga: Awas Macet, Mulai Besok Gerbang Tol Tomang Ditutup Sementara

Untuk detailnya, proses pemeliharaan dan rekonstruksi akan dilakukan pada tiga lokasi dengan titik sebagai berikut ;

Ilustrasi perbaikan Tol Jagorawi yang menutup sebgagian jalan.Jasa Marga Ilustrasi perbaikan Tol Jagorawi yang menutup sebgagian jalan.

1. Km 12+367 samapi 12+517 lajur 1 arah Ciawi sepanjang 150 m yang dimulai pada Jumat (18/9/2020) pukul 22.00 WIB sampai Kamis (24/9/2020) pukul 07.00 WIB;
2. Km 12+667 sampai 12+817,2 di lajur 1 arah Ciawi sepanjang 150 m mulai Senin (21/9/2020) pukul 10.00 WIB sampai Jumat (25/9/2020) pukul 07.00 WIB
3. Km 12+169 sampai Km 12+367 sepanjang 198 m yang dari Selasa (22/9/2020) pukul 10.00 WIB hingga Sabtu (26/9/2020) pukul 07.00 WIB.

"Selama pekerjaan berlangsung, semua lajur (selain bahu luar) dapat digunakan sebagai jalur lalu lintas, kecuali pada pukul 21.00-06.00 WIB, bahu luar dan lajur 2 pada lokasi rekonstruksi jalan akan digunakan sementara untuk akses alat berat dan kegiatan pengecoran beton," ucap Irra Susiyanti Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Jangan Kebanyakan Gaya, Melakukan Slipstream di Tol

Irra juga menjelaskan bila Jasa Marga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional. Kondisi tersebut guna mengantisipasi bila terjadinya kepadatan.

Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.Yulius Satria Wijaya Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Jenis rekayasa lalu lintas yang akan digunakan adalah contraflow mulai dari Km 05+000 sampai Km 13+000 arah Ciawi. Pemberlakuannya dari Senin hingga Jumat pada pukul 15.30 hingga 21.00 WIB, sampai seluruh pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi jalan tol Jagorawi selesai.

"Kami juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, dan menyiagakan petugas pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut," kata Irra.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X