Isi Bensin Tanpa Keluar Mobil, Begini Cara Amannya

Kompas.com - 14/09/2020, 19:31 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini terjadi peristiwa satu unit MPV yang terbakar di SPBU Diponegoro, Kota Palu pada Minggu (13/9/2020). Kejadian ini terekam kamera CCTV dan langsung viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah sejumlah akun sosial media, terlihat detik-detik peristiwa mobil terbakar yang berhasil diselamatkan sang sopir.

Mobil didorong agar menjauhi dispenser, sehingga mobil terbakar di jalan. Sopir pun mendapat apresiasi netizen karena dianggap menghindarkan SPBU dari kebarakan yang lebih besar.

Baca juga: Video Viral Sepeda Terobos Jagorawi, Bukti Bobroknya Moral Keselamatan

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Follow Insta: @dashcamindonesia Komunitas Facebook Group: https://www.facebook.com/groups/895665377432110 #otomotiftoko #tokootomotif #otomotifjawa #otomotifbali #otomotife

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia) pada 13 Sep 2020 jam 10:45 PDT

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, untuk menghindari kebakaran saat mengisi bensin sebaiknya pengemudi keluar dari mobil.

Pasalnya dari kacamata keselamatan berkendara, keluar mobil saat melakukan pengisian BBM ternyata dinilai lebih aman, ketimbang tetap berada di dalam.

“Idealnya keluar mobil, tapi di dalam enggak masalah selama paham risiko bahayanya dan apa yang enggak boleh dilakukan. Karena mereka biasanya enggak keluar mobil karena main handphone,” ujar Sony, kepada Kompas.com (14/9/2020).

Baca juga: Bukan SIKM, Ini Syarat bagi Warga yang Ingin Keluar Masuk Jakarta

Ilustrasi mobil terbakarhowkenya.com Ilustrasi mobil terbakar

Sony juga mengatakan, matikan mesin dan AC saat berada di dalam mobil. Usahakan saat isi bensin, lubang tangki bensin harus berada dekat dengan nozzle.

“Saat mengisi di pom bensin, semua penumpang harus melepaskan safety belt untuk memudahkan proses escaping,” katanya.

Tak ketinggalan untuk memperhatikan arah evakuasi, letak alat pemadam kebakaran, dan fokus serta selalu waspada saat mengisi bensin.

“Pastikan tidak mengoperasikan alat-alat elektronik di dalam mobil saat mengisi bahan bakar,” ucap Sony.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X