Arti Nama Bus di Indonesia, Mulai Jetbus, Avante, sampai Legacy

Kompas.com - 31/08/2020, 17:41 WIB
Jetbus 3+ SHD Kompas.com/Fathan RadityasaniJetbus 3+ SHD

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada beberapa karoseri terkenal di Indonesia, yaitu Adiputro, Tentrem, dan Laksana. Ketiga karoseri ini memiliki berbagai model bus, tetapi ada nama yang mencirikan dari setiap karoseri ini.

Misalnya Jetbus dari Adiputro, kemudian ada Avante dari Tentrem, dan Legacy dari Laksana. Namun, ternyata penamaan tersebut memiliki artinya masing-masing.

Direktur PT Adiputro Wirasejati David Jethrokusumo mengatakan, penamaan Jetbus pada bus buatan Adiputro merupakan akronim dari nama keluarganya, Jethrokusumo dan bus.

Baca juga: Video Viral 3 Wanita Naik Motor Masuk Tol Cikampek, Ini Kata Jasa Marga

bus akapKompas.com/Fathan Radityasani bus akap

“Istilah itu berasal dari nama keluarga, bus buatan Jethrokusumo, jadinya Jetbus,” kata David kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Sebelum mengenakan nama Jetbus, bus buatan Adiputro diberi nama dengan Royal Coach. Kemudian semenjak Jetbus 3 hadir, penamaan ini digunakan pada seluruh model bus, mulai dari microbus, medium bus, sampai big bus.

Kemudian yang kedua, yaitu nama Avante dari karoseri Tentrem. Staf Sales karoseri Tentrem, Dimas Raditya, mengatakan bahwa bus Avante ini pertama kali muncul pada tahun 2014, kemudian pada tahun 2019 ada pembaruan dengan mengeluarkan Avante H series.

Baca juga: Taktik KTM agar Bisa Kencang di MotoGP 2020

“Avante merupakan akronim dari Advance Technology atau kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi kemajuan teknologi,” ucap Dimas kepada Kompas.com.

Berbeda dari Adiputro, nama Avante hanya digunakan pada sasis bus besar bermesin belakang, sedangkan tipe lain memiliki namanya masing-masing. Sebelum adanya Avante, bodi bus dengan mesin belakang buatan Tentrem diberi nama Scorpion X.

Legacy SR2 HD PrimeKaskus.co.id Legacy SR2 HD Prime

Berbeda dari dua karoseri sebelumnya, nama Legacy pada bodi bus besar milik karoseri Laksana bukan merupakan akronim, hanya penamaan. Seperti yang dikatakan Werry Yulianto, Export Manager karoseri Laksana.

“Jadi nama Legacy SR2 itu hanya penamaan, kemudian SR2 di belakangnya juga hanya serial produksi, melanjutkan dari Legacy SR1,” ucap Werry kepada Kompas.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X