Arus Balik Lancar, Sepertiga Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta

Kompas.com - 24/08/2020, 07:02 WIB
Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada libur akhir pekan dan libur hari kemerdekaan membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah serta pemberlakuan sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kepadatan kendaraan. KOMPAS.com/YULIUS SATRIA WIJAYAKepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada libur akhir pekan dan libur hari kemerdekaan membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah serta pemberlakuan sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kepadatan kendaraan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa sejauh ini volume kendaraan bermotor di sejumlah ruas tol pada arus balik libur panjang tahun baru Islam 1441 H terpantau lancar.

Ia berharap tidak ada lonjakkan yang signifikan hingga esok hari. Bagi warga DKI Jakarta diimbau kembali agar tidak melakukan perjalanan secara bersamaan untuk menghindari kemacetan parah.

"Hari ini kami bersama Dirjen Perhubungan Darat dan Korlantas Polri memastikan bahwa proses liburan berjalan dengan baik. Berdasarkan pantauan dari udara, lalu lintas dari timur ke barat masih relatif landai," katanya, Minggu (23/8/2020).

Baca juga: 460.000 Kendaraan Keluar Jakarta, Waspada Macet Arus Balik Hari Ini

 

Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 1.Dok. Jasa Marga (Persero) Tbk Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 1.

"Memang dari kalkulasi masih sepertiga dari jumlah mereka yang mudik dan balik ke Jakarta. Oleh karenanya kita masih mempersiapkan langkah antisipasi lonjakkan kendaraan," lanjut Budi.

Pemantauan tersebut dilakukan dalam rangka pengecekan kesiapan petugas dalam menghadapi arus balik. Berdasarkan pemaparan dari pihak Jasa Marga dan Polri, pihaknya akan melakukan rekayasa arus sejak dari wilayah Palimanan.

Kendaraan bersumbu tiga, akan dialihkan menuju jalan arteri dan pengaturan arus di wilayah Cisumdawu. Sehingga, kemacetan dan penumpukan yang biasa terjadi di arus balik akhir pekan di sepanjang jalan tol Cikampek menuju Jakarta mampu terurai.

Baca juga: Arus Balik Mulai Padat, Lalin Tol Jakarta-Cikampek Meningkat 50 Persen

Petugas memeriksa pengendara di pos pemeriksaan (check point) di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyekatan pemudik lokal yang hendak keluar-masuk Provinsi Jabar juga para pelancong ke tempat wisata di daerah masing-masing yang rentan penyebaran COVID-19.ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI Petugas memeriksa pengendara di pos pemeriksaan (check point) di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyekatan pemudik lokal yang hendak keluar-masuk Provinsi Jabar juga para pelancong ke tempat wisata di daerah masing-masing yang rentan penyebaran COVID-19.

"Kami pastikan bahwa nanti malam atau sore atau besok pagi itu bisa berjalan dengan baik, apa yang kita siapkan cukup kooridnasi antara polri dan dirjen darat kami mengatur kendaraan tiga sumbu di Palimanan harus keluar yang kedua lalu lintas dari Cisumdawu diatur dengan baik," ucap Budi.

Sementara pemberlakuan pengalihan dan pengaturan arus akan mulai pada pukul 20.00 WIB malam nanti hingga pukul 08.00 WIB esok harinya.

"Mulai jam 8 sampai jam 8 besok pagi kita atur, kita alihkan ke jalan arteri yang sumbu tiga, kemudian kami juga mengharapkan pemudik tidak berangkat sama-sama pada waktu malam, dari sekarang sudah mulai menyebar mendahului menuju Jakarta agar tidak ada penumpukan," kata Budi.

"Antisipasi lain yang dilakukan ialah melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup pintu tol, contraflow, dan antisipasi penumpukan kendaraan di tempat istirahat atau rest area," tambah Kakorlantas Polri Irjen Istiono.

Baca juga: Manfaat Fitur Tire Pressure Monitoring System untuk Ban Mobil

Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.Yulius Satria Wijaya Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Tak lupa juga, masyarakat diimbau untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, cuci tangan, serta jaga jarak khususnya ketika berada di rest area.

Pada kesempatan sama, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur memaparkan bahwa sejak Rabu (19/8/2020) hingga Jumat (21/8/2020) tercatat ada sebanyak 460.792 kendaraan bergerak mengarah ke luar Jakarta.

Jumlah ini naik 27,3 persen dibandingkan lalu lintas normal. Adapun data tersebut diambil dari hasil pencatatan empat gerbang tol (GT) utama yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek, serta GT Kalihurip Utama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X