Miguel Oliveira Jadi Satu-satunya Pebalap Tuan Rumah MotoGP Portugal

Kompas.com - 11/08/2020, 15:01 WIB
Sirkuit Portimao Foto: AutosportSirkuit Portimao

JAKARTA, KOMPAS.com - Sirkuit Portimao, Portugal, resmi menjadi tuan rumah MotoGP 2020 untuk seri terakhir pada 22 November mendatang. Belum pernah balap MotoGP digelar di sirkuit tersebut.

Terakhir kalinya MotoGP Portugal digelar adalah tahun 2012. Tapi, itu pun juga diadakan di Sirkuit Estoril. Di tahun tersebut, Casey Stoner menang dengan Honda. Valentino Rossi juga pernah meraih kemenangan lima kali di Estoril.

Baca juga: Kalender MotoGP 2020 Bertambah, Portimao Jadi Seri Pamungkas

"Saya memiliki kenangan yang menyenangkan dengan Portugal. Tapi, itu selalu di Estoril, yang rutenya juga menarik," ujar Rossi, dikutip dari Speedweek.com.

Sirkuit PortimaoIstimewa Sirkuit Portimao

Rossi menambahkan, dirinya selalu penasaran bagaimana rasanya balapan di Sirkuit Portimao. Sebab, MotoGP tidak pernah digelar di sana.

"Saya tahu ini trek yang luar biasa, seperti roller coaster, dan setingkat dengan Phillip Island. Trek ini juga memiliki tikungan yang sulit dan akan menjadi tugas yang sulit juga untuk bisa kuat di sana," kata Rossi.

Baca juga: Sirkuit Portimao Bisa Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Selain Rossi yang penasaran, MotoGP Portugal juga disambut baik oleh Miguel Oliveira yang menjadi pebalap tuan rumah. Menurutnya, hal ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

"Saya sudah dua kali balapan di sana dalam Kejuaraan Dunia, sekali di kelas 125 cc dan sekali di Moto3. Ini adalah tempat yang sangat spesial bagi saya, dan sebagai satu-satunya pebalap MotoGP dari Portugal terasa sangat spesial balapan di rumah sendiri," ujar Oliveira.

Pebalap Miguel Oliveira dari KTM Tech 3 MotoGP mengalami kecelakaan karena angin di Sirkuit Philiip Islandautosport.com Pebalap Miguel Oliveira dari KTM Tech 3 MotoGP mengalami kecelakaan karena angin di Sirkuit Philiip Island

Terkait karakter sirkuitnya, Oliveira mengatakan, Sirkuit Portimao termasuk salah satu sirkuit tersulit di dunia. Ada banyak tikungan buta dan beberapa tempat di mana sulit untuk membuat jalur yang tepat.

"Menurut saya, akan menarik melihat tanggapan semua orang dan bagaimana motor MotoGP bisa beradaptasi di sana. Sepertinya, tidak akan ada masalah, sangat menyenangkan balapan di sana," ujar Oliveira.

Baca tentang


Sumber Speedweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X