Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia Diklaim Turun 10 Persen

Kompas.com - 06/08/2020, 08:22 WIB
Ilustrasi laka lantas gas2.orgIlustrasi laka lantas

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono menyatakan, jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada pekan ke-31 tahun ini mengalami penurunan sebesar 10,06 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun oleh Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas di periode tersebut ialah 974 kejadian dengan total korban meninggal dunia sebanyak 189 jiwa, luka berat 142 orang, luka ringan 1170 orang, serta kerugian materiel sebesar Rp 1.675.500.000.

Sementara pada minggu ke-30 lalu, jumlah kecelakaan mencapai 1.083 kejadian dengan total korban meninggal dunia 200 jiwa, luka berat 135 orang, luka ringan 1309 orang, dan kerugian materiel sebesar Rp 1.958.801.700.

Baca juga: Dilema Ganjil Genap, Mobil Bekas Tahun Tua Bisa Tambah Polusi Udara

McLaren MP4-12C kecelakaan pada Minggu (3/5/2020).KOMPAS.com/Ruly McLaren MP4-12C kecelakaan pada Minggu (3/5/2020).

"Maka secara keseluruhan angka lakalantas periode minggu ke-31 turun 109 kejadian atau 10,06 persen," ujar Awi di keterangan tertulisnya, Rabu (5/8/2020).

Menurut data yang sama, tercatat bahwa Polda Jawa Timur memiliki angka kecelakaan lalu lintas tertinggi dengan jumlah kecelakaan sebanyak 277 kejadian.

Dari kejadian itu, korban meninggal dunia 42 orang, luka berat 14 orang, luka ringan 359 orang, dan kerugian materiel Rp 317.450.000.

Kemudian di urutan kedua ditempati Polda Jawa Tengah dengan jumlah lakalantas sebanyak 267 kejadian. Dari angka itu, korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, luka berat sembilan orang, luka ringan 365 orang, dan kerugian materiel Rp 205.200.000.

Baca juga: Tiga Faktor Penyebab Mobil Kecelakaan dan Terbalik di Jalanan

Ilustrasi kecelakaan lalu lintasSHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

Polda Sumatera Utara menempati urutan ketiga dengan jumlah lakalantas sebanyak 44 kejadian dengan korban meninggal dunia 10 orang, luka berat 25 orang luka ringan 46 orang, dan kerugian materiel Rp 132.850.000.

Urutan keempat ditempati Polda Sulawesi Selatan dengan angka kecelakaan sebanyak 40 kejadian. Dari jumlah kejadian itu, korban meninggal dunia dua orang, luka berat tiga orang, luka ringan sebanyak 43 orang, dan kerugian materiel Rp 46.550.000.

Sementara Polda Jawa Barat di tempat kelima dengan angka lakalantas sebanyak 39 kejadian. Sedangkan korban meninggal dunia 19 orang, luka berat 17 orang, luka ringan 21 orang, dan kerugian materiel Rp 48.700.000.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X