[POPULER OTOMOTIF] Mobil Matik, Taruh Tuas di Posisi N Saat Parkir itu Salah! | Anang Beli Maung Pindad

Kompas.com - 06/08/2020, 06:02 WIB
Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil dengan transmisi matik atau otomatis, saat ini memang menjadi pilihan favorit para pecinta otomotif sebab pengoperasiannya dinilai lebih mudah.

Meski demikian, mobil dengan transmisi matik punya perlakuan khusus baik saat mengemudi hingga parkir. Tetapi masih banyak pengguna yang belum tahu sehingga kebiasaan ketika menggunakan mobil transmisi manual masih diterapkan.

Mobil transmisi otomatis, ada mode parkir atau P, digunakan saat melakukan parkir mobil. Kebiasaan dari para pengendara rata-rata memposisikan transmisinya di netral atau N, lalu menggunakan rem tangan.

Selain itu, yang tak kalah menariknya lagi soal Anang membeli Maung Pindad versi Sipil. Penasaran seperti apa, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Rabu 5 Agustus 2020:

1. Mobil Matik, Taruh Tuas di Posisi N Saat Parkir itu Salah!

Tuas transmisi otomatik.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Tuas transmisi otomatik.

Mobil dengan transmisi matik atau otomatis, saat ini memang menjadi pilihan favorit para pecinta otomotif sebab pengoperasiannya dinilai lebih mudah.

Meski demikian, mobil dengan transmisi matik punya perlakuan khusus baik saat mengemudi hingga parkir. Tetapi masih banyak pengguna yang belum tahu sehingga kebiasaan ketika menggunakan mobil transmisi manual masih diterapkan.

Mobil transmisi otomatis, ada mode parkir atau P, digunakan saat melakukan parkir mobil. Kebiasaan dari para pengendara rata-rata memposisikan transmisinya di netral atau N, lalu menggunakan rem tangan.

Baca juga: Mobil Matik, Taruh Tuas di Posisi N Saat Parkir itu Salah!

2. Curhat Rossi Soal Teknisi Yamaha yang Keras Kepala

Valentino Rossi saat berlaga di GP Jerez 2020Yamahamotogp Valentino Rossi saat berlaga di GP Jerez 2020

Valentino Rossi ternyata harus berjuang keras agar motornya bisa diubah secara radikal dan bisa kompetitif pada MotoGP Andalusia dua pekan lalu. Pebalap Italia dan timnya tersebut kesulitan meyakinkan Yamaha.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X