Ciri-ciri Suspensi Mobil Mulai Butuh Perbaikan

Kompas.com - 05/08/2020, 18:21 WIB
Ilustrasi suspensi mobil lowvolumevehicle.co.nzIlustrasi suspensi mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Suspensi pada setiap kendaraan berfungsi bukan hanya untuk meningkatkan kenyamanan, tapi juga pengendalian yang lebih baik. Untuk itu, penting menjaga performa dari komponen tersebut.

Namun, posisinya yang berada di kaki-kaki mobil dan jarang terlihat, membuatnya kerap terlupakan dari pantauan pemeriksaan kondisi kendaraan. Padahal, jika suspensi sampai mengalami kerusakan, akibatnya bisa fatal.

Baca juga: Ganti Ukuran Ban Jimny Gen 2, Jangan Abaikan Suspensi

Suspensi yang rusak membuat mobil jadi sulit dikendalikan pada saat menikung atau melewati permukaan jalan yang tidak rata. Dampak buruknya bisa saja berpotensi terjadinya kecelakaan.

Sokbreker Grand New Avanza di bagian belakang direbahkan sebagai bagian dari perbaikan kaki-kaki.Febri Ardani/KompasOtomotif Sokbreker Grand New Avanza di bagian belakang direbahkan sebagai bagian dari perbaikan kaki-kaki.

Andi, mekanik Wahyu Motor, bengkel spesialis per di MGK Kemayoran, mengatakan, pemilik kendaraan yang usia pakainya lebih dari tiga tahun wajib memeriksakan kondisi peredam kejut kendaraannya.

Sering kali ada tanda-tanda yang nampak dari perangkat tersebut yang membutuhkan perbaikan. Biasanya terlihat dari penampakan rembesan oli di bodi suspensi atau tabung sokbreker.

Baca juga: Di Rumah Aja, Begini Cara Mendeteksi Suspensi Mobil Sudah Rusak

"Jika melihat hal ini pemilik wajib memperbaikinya dengan mengganti langsung atau kalau tipe mobil lama bisa mengganti sil karetnya dengan yang baru dan mengganti oli suspensi baru. Kalau mobil modern biasanya rusak harus ganti langsung," ujar Andi, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Sistem suspensi Suzuki Carry lama meletakkan per daun di bawa as rodaKompasOtomotif - AFH Sistem suspensi Suzuki Carry lama meletakkan per daun di bawa as roda

Andi menambahkan, kerusakan pada suspensi umumnya tidak terjadi dalam waktu singkat. Kebiasaan melewati jalan rusak atau kendaraan sering memuat beban berat adalah beberapa penyebabnya.

"Pemilik kendaraan pun bisa merasakan kenyamanan yang berkurang bila suspensi tidak bekerja dengan baik. Salah satu petunjuknya adalah sisi ban yang habis tidak bersamaan," kata Andi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X