Tambahan Riding Gear Pemotor di Era Pandemi Covid-19

Kompas.com - 04/08/2020, 17:25 WIB
Darius Sinathrya dan Donna Agnesia Naik Motor di India istimewaDarius Sinathrya dan Donna Agnesia Naik Motor di India
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda penurunan di Indonesia, karena itu riding gear atau kelengkapan berkendara untuk pemotor juga harus sedikit berubah.

Johanes Lucky, Manager Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, riding gear kini tidak cukup hanya helm, sarung tangan, sepatu dan jaket, tapi juga masker dan kantung atau tas penyimpanan.

Baca juga: Ganjil Genap Berlaku Lagi, Penjualan Mobil Bekas Tahun Tua Diprediksi Meningkat

Ilustrasi berteduh saat bermotorIstimewa Ilustrasi berteduh saat bermotor

" Riding gear ini sedikit berbeda, di safety riding kita tahu apa saja tapi sekarang maka ada tambahan yaitu, masker. Bahkan untuk berkendara kita meski bawa cadangan. Sebab masker yang buat luar ruangan (naik motor) mudah kotor," kata Lucky dalam video telekonferensi, Selasa (4/8/2020).

Selain masker, Lucky mengingatkan untuk lebih perhatian cara penyimpanan riding gear saat di parkiran. Usahakan mulai sekarang punya kantung atau tas penyimpanan agar riding gear tetap steril.

"Kita perlu tas, biasanya kan ditaruh di motor (di setang), padahal kita tidak tahu waktu kita tinggal siapa saja yang pegang. Bahkan kalau diperlukan kita bawa perlengkapan makan dan ibadah pribadi," katanya.

Baca juga: Banderol MPV Mewah Bekas Bulan Ini, Mulai Rp 190 Jutaan

Robongan Jokowi naik motor trail di PapuaFoto: Biro Setpres Robongan Jokowi naik motor trail di Papua

"Helm juga demikian, pakai sarung atau kantungnya. Kalau tidak ada bisa kita bawa, jangan ditaruh di motor. Kecuali motorya punya bagasi yang besar, helm dan riding gear-nya bisa masuk semua di bagasi," katanya.

Lucky mengatakan, di masa pandemi Covid-19 paling baik ialah memakai helm yang punya visor, baik itu jenis helm full face atau open face. Sebab visor melindungi wajah dari droplet atau bahkan penyebaran virus lewat udara.

"Helm ini juga sekarang paling baik ada visor (kacanya). Selain melindungi mata supaya menghindari kita menyentuh bagian muka, kalau tidak pakai visor bisa kelilipan dan mengusap mata," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X